Seorang petani Banyumas tewas tertabrak kereta api
Sabtu, 21 April 2018 15:45 WIB
Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto dan Polsek Karanglewas mengevakuasi jenazah Sukirno (49) yang diduga tertabrak KA Kamandaka relasi Purwokerto-Semarangtawang di KM 342+8/9, petak Karanggandul-Karangsari, Kabupaten Banyumas, Sabtu (21-4-2018). (Foto: Dok. PT KAI Daop 5 Purwokerto)
Purwokerto (Antaranews Jateng) - Seorang petani dilaporkan tewas akibat tertabrak kereta api di antara Stasiun Karanggandul dan Stasiun Karangsari, masuk wilayah Desa Babakan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Saat dikonfirmasi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko membenarkan laporan kejadian itu.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa itu diperkirakan terjadi tadi pagi, sekitar pukul 05.15 WIB, di KM 342+8/9, petak Karanggandul-Karangsari, masuk wilayah Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas," katanya.
Ia mengatakan korban diketahui bernama Sukirno (49), warga Grumbul Pengempon RT 02 RW 10, Desa Babakan.
Sebelum kejadian, korban berpamitan kepada istrinya, Rowiyah (45), pada pukul 05.00 WIB, karena akan menawarkan singkong ke Kampung Pejaten yang berada di seberang jalur rel kereta api.
Akan tetapi sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah pelajar yang sedang berangkat ke sekolah, melihat sesosok mayat tergeletak di tepi jalur rel kereta api.
Setelah mengetahui jika mayat itu adalah Sukirno, mereka segera menginformasikannya kepada keluarga dan perangkat desa setempat yang diteruskan ke petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto.
"Petugas pengamanan PT KAI Daop 5 bersama Polsek Karanglewas segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban. Kejadian tersebut selanjutnya ditangani Polsek Karanglewas," kata Ixfan.
Terkait dengan kereta api yang menabrak korban, dia mengatakan pihaknya belum bisa memastikannya.
Akan tetapi jika mengacu pada kronologi kejadian yang disampaikan istri korban, kata dia, Sukirno diduga tertabrak KA 223 Kamandaka relasi Purwokerto-Semarangtawang yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 05.00 WIB.
Saat dikonfirmasi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko membenarkan laporan kejadian itu.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa itu diperkirakan terjadi tadi pagi, sekitar pukul 05.15 WIB, di KM 342+8/9, petak Karanggandul-Karangsari, masuk wilayah Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas," katanya.
Ia mengatakan korban diketahui bernama Sukirno (49), warga Grumbul Pengempon RT 02 RW 10, Desa Babakan.
Sebelum kejadian, korban berpamitan kepada istrinya, Rowiyah (45), pada pukul 05.00 WIB, karena akan menawarkan singkong ke Kampung Pejaten yang berada di seberang jalur rel kereta api.
Akan tetapi sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah pelajar yang sedang berangkat ke sekolah, melihat sesosok mayat tergeletak di tepi jalur rel kereta api.
Setelah mengetahui jika mayat itu adalah Sukirno, mereka segera menginformasikannya kepada keluarga dan perangkat desa setempat yang diteruskan ke petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto.
"Petugas pengamanan PT KAI Daop 5 bersama Polsek Karanglewas segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban. Kejadian tersebut selanjutnya ditangani Polsek Karanglewas," kata Ixfan.
Terkait dengan kereta api yang menabrak korban, dia mengatakan pihaknya belum bisa memastikannya.
Akan tetapi jika mengacu pada kronologi kejadian yang disampaikan istri korban, kata dia, Sukirno diduga tertabrak KA 223 Kamandaka relasi Purwokerto-Semarangtawang yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 05.00 WIB.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Purwokerto siapkan 50.995 tempat duduk antisipasi lonjakan penumpang saat libur Imlek
12 February 2026 13:50 WIB
KAI inspeksi Daop 5 Purwokerto pastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 lintas selatan
10 February 2026 18:55 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB
KAI Bandung membatalkan perjalanan tiga kereta meski jalur Pantura mulai pulih
19 January 2026 13:21 WIB
KAI batalkan lagi perjalanan KA Kamandaka dan Purwojaya akibat lintasan tergenang banjir
19 January 2026 13:16 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Polres Jepara selidiki kasus kematian enam orang usai mengkonsumsi miras oplosan
11 February 2026 12:55 WIB
Sejumlah rumah sakit di Temanggung belum penuhi standar penanggulangan kebakaran
04 February 2026 8:31 WIB
Dinkes Kudus mencatat hanya tersisa dua siswa SMA Negeri 2 yang masih rawat inap
03 February 2026 11:30 WIB
SPPG Purwosari Kudus minta maaf dan tanggung jawab atas dugaan keracunan makanan MBG
29 January 2026 16:28 WIB