
KAI inspeksi Daop 5 Purwokerto pastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 lintas selatan

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan perjalanan inspeksi untuk memastikan kesiapan operasional menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto yang masuk lintas selatan.
Ditemui di sela inspeksi yang dilakukan Direktur Operasi PT KAI (Persero) Awan Hermawan Purwadinata di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As’ad Habibuddin mengatakan perjalanan inspeksi dilakukan menggunakan kereta api inspeksi oleh jajaran Direksi KAI bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
“Inspeksi tersebut mencakup dua lintas, yakni lintas utara dan lintas selatan, dengan rute Bandung-Purwokerto-Surabaya untuk lintas selatan,” katanya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis KAI untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan pelayanan berjalan optimal selama periode Lebaran.
“KAI memastikan seluruh komponen mulai dari sumber daya manusia, sarana, prasarana, hingga fasilitas pelayanan siap melayani pelanggan selama periode Angkutan Lebaran. Pemeriksaan ini dilakukan agar operasional berjalan selamat, aman, dan lancar,” katanya menjelaskan.
Ia mengatakan pemeriksaan mencakup kecakapan petugas di lintas, stasiun dan kereta api sesuai profesinya, serta pengecekan fasilitas pendukung seperti kebersihan stasiun, toilet, peron, hingga ketersediaan air minum gratis.
Dari hasil inspeksi, lanjutnya, tidak ditemukan temuan menonjol dan seluruh aspek dinyatakan dalam kondisi baik.
“Dalam inspeksi, Direksi KAI juga memberikan pembinaan bagi pegawai KAI Daop 5 Purwokerto,” katanya.

Terkait dengan pelayanan penumpang, ia mengatakan KAI Purwokerto juga melakukan peningkatan layanan penumpang di sejumlah stasiun, antara lain peninggian serta perpanjangan peron di Stasiun Purwokerto dan Stasiun Maos.
Menurut dia, peninggian peron dilakukan agar penumpang dapat naik dan turun kereta dengan lebih aman tanpa menggunakan bangku tambahan.
“Untuk masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, mulai H-10 hingga H+10 Lebaran, KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 21 perjalanan kereta api, terdiri atas 19 kereta api reguler dan dua kereta api tambahan, yakni KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kutoarjo-Kiaracondong dan KA Kutojaya Utara Tambahan relasi Kutoarjo-Pasarsenen,” katanya.
Ia mengatakan kapasitas angkutan yang disiapkan mencapai kisaran 258 ribu tempat duduk dengan proyeksi peningkatan jumlah penumpang sekitar lima persen dibandingkan angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
Hingga Selasa siang, katanya, KAI mencatat sekitar 45 ribu tiket telah terjual atau sekitar 26 persen dari total tiket yang disediakan.
“Kami juga menyiapkan penguatan personel di lapangan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan selama masa angkutan Lebaran,” kata As’ad.
Baca juga: Tim Penilai sebut RSMS Purwokerto penuhi persyaratan "Green Hospital"
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
