Cadex, perusahaan baterai, seperti dikutip dari laman Express.co.uk, menyatakan men-charge ponsel semalaman justru dapat merusak baterai jika sering dilakukan.
"Li-ion (lithium-ion) tidak perlu diisi penuh seperti baterai dengan asam timbal (lead acid)," kata mereka, seperti dikutip dari laman tersebut.
Saat mengisi daya, begitu ponsel mencapai kapasitas yang ditentukan, baterai akan mengaktifkan pengaturan agar tidak berdaya terlalu rendah.
Jika mengisi daya hingga 100 persen terlalu lama, tegangan tinggi akan menekan baterai.
Segera cabut ponsel dari pengisian daya begitu mencapai 100 persen agar tidak terlalu lama tersambung dengan listrik.
Cadex menyarankan mengisi daya ponsel di siang hari daripada membiarkannya semalaman hingga penuh, lalu baru mencabutnya pagi hari, agar baterai tidak mengalami tekanan.
Tips lainnya, agar umur baterai bertahan lama, lebih baik mengisi daya melalui sambungan stop kontak daripada mencoloknya ke perangkat seperti laptop atau komputer.
Terlalu sering menggunakan fast-charging dikabarkan juga akan mengganggu daya tahan baterai.
Agar baterai cepat penuh, aktifkan mode pesawat atau flight mode saat mengisi baterai ponsel.
Mau usia baterai HP awet, ini kiatnya
Kamis, 22 Februari 2018 13:37 WIB
Ilustrasi. (Foto: Pixabay)
Jakarta (Antaranews Jateng) - Kebiasaan banyak pemilik telepon pintar untuk mengisi (charging) baterai hingga penuh ternyata malah keliru karena bila sering dilakukan justru mengancam usia baterai itu sendiri.
Pewarta : ANTARANEWS
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Gibran uji coba kereta bertenaga baterai di Stasiun Purwosari
02 November 2024 13:35 WIB, 2024
KIK Kendal jadi rumah komponen baterai lithium terbesar kedua di dunia
11 August 2024 23:31 WIB, 2024
Presiden Jokowi ke Kendal untuk resmikan pabrik bahan anoda baterai litium
07 August 2024 8:37 WIB, 2024
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Xiaomi Indonesia kenalkan strategi integrasikan manusia, mobil, dan rumah
31 May 2024 16:17 WIB, 2024