Baju baru sebaiknya dicuci dulu sebelum dipakai
Kamis, 22 Februari 2018 11:44 WIB
Jasa Cuci Pakaian Pekerja mencuci pakaian pelanggan di sebuah industri jasa cuci pakaian di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/7/15). Pada bulan Ramadan jasa cuci pakaian meningkat dibanding hari biasanya, yakni dari sekitar 100 kg per hari menjadi 200 kg per hari atau naik sekitar 100 persen. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta (Antaranews Jateng) - Mungkin sulit menahan hasrat untuk buru-buru memakai baju baru yang baru dibeli di toko, tapi dermatologis punya alasan kuat mengapa baju baru sebaiknya dicuci terlebih dulu sebelum dipakai.
Selain alasan kebersihan, coba pikir ada berapa orang yang sudah menyentuh baju-baju itu sebelum Anda bawa pulang ke rumah, memakai baju baru tanpa mencucinya bisa menimbulkan konsekuensi yang menjijikkan.
Menurut Donald Belsito, profesor dermatologi di Columbia University Medical Center, bisa menimbulkan iritasi kulit, kudis, kutu atau bahkan jamur.
Karena ada kemungkinan baju tersebut sudah dicoba orang lain yang bisa saja punya kutu rambut.
Dilansir Independent, Belsito mengatakan ada kalanya kutu dan kudis "mungkin menular gara-gara mencoba baju di toko".
Tidak hanya itu, baju yang dibeli di toko juga bisa mengandung berbagai bahan kimia yang bisa membawa malapetaka untuk kulit.
Menurut dermatologis Lindsey Bordone dari Columbia University Medical Center, mencuci baju baru sebelum dipakai, meski dipesan secara online, sangat penting.
"Saat pakaian dikirimkan, paket itu juga diberi pengawet sehingga jamur tidak akan tumbuh pada selama proses pengiriman."
Salah satu bahan kimia itu adalah resin formaldehid - biasa digunakan dalam pakaian untuk mencegah jamur dan menjaga pakaian tidak kusut.
Selain mengurangi waktu menyeterika, pakaian yang kainnya mengandung bahan itu bisa menimbulkan reaksi pada kulit seperti eczema, apalagi bila kandungannya melewati batas, yang sayangnya kerap terjadi.
Pewarna pada busana juga bisa menimbulkan reaksi alergi.
Kendati demikian, sebagian besar masalah ini bisa dihindari dengan mencuci pakaian sebelum dipakai.
Selain alasan kebersihan, coba pikir ada berapa orang yang sudah menyentuh baju-baju itu sebelum Anda bawa pulang ke rumah, memakai baju baru tanpa mencucinya bisa menimbulkan konsekuensi yang menjijikkan.
Menurut Donald Belsito, profesor dermatologi di Columbia University Medical Center, bisa menimbulkan iritasi kulit, kudis, kutu atau bahkan jamur.
Karena ada kemungkinan baju tersebut sudah dicoba orang lain yang bisa saja punya kutu rambut.
Dilansir Independent, Belsito mengatakan ada kalanya kutu dan kudis "mungkin menular gara-gara mencoba baju di toko".
Tidak hanya itu, baju yang dibeli di toko juga bisa mengandung berbagai bahan kimia yang bisa membawa malapetaka untuk kulit.
Menurut dermatologis Lindsey Bordone dari Columbia University Medical Center, mencuci baju baru sebelum dipakai, meski dipesan secara online, sangat penting.
"Saat pakaian dikirimkan, paket itu juga diberi pengawet sehingga jamur tidak akan tumbuh pada selama proses pengiriman."
Salah satu bahan kimia itu adalah resin formaldehid - biasa digunakan dalam pakaian untuk mencegah jamur dan menjaga pakaian tidak kusut.
Selain mengurangi waktu menyeterika, pakaian yang kainnya mengandung bahan itu bisa menimbulkan reaksi pada kulit seperti eczema, apalagi bila kandungannya melewati batas, yang sayangnya kerap terjadi.
Pewarna pada busana juga bisa menimbulkan reaksi alergi.
Kendati demikian, sebagian besar masalah ini bisa dihindari dengan mencuci pakaian sebelum dipakai.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Purwokerto siapkan 50.995 tempat duduk antisipasi lonjakan penumpang saat libur Imlek
12 February 2026 13:50 WIB
AirAsia X buka rute Kuala Lumpur-London via Bahrain, harga promosi Rp1,27 juta
12 February 2026 7:55 WIB
UMS lahirkan Doktor baru, gagas media IPAS Hybrid Profetik untuk asah daya kritis anak SD
10 February 2026 17:52 WIB
Istana beri sinyal adanya upacara pelantikan Wamenkeu baru pada Kamis sore
05 February 2026 14:47 WIB
KPK baru menduga sebagian dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati terkait kasus Sudewo
04 February 2026 11:26 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB