kemenkominfo Tambah 200 BTS di Kawasan 3T
Jumat, 8 September 2017 11:46 WIB
BTS. () ( ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Nusa Dua, Bali ANTARA JATENG - Kementerian Komunikasi dan Informatika
menambah kurang lebih 200 unit "Base Transceiver Station" (BTS) di
kawasan tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) Tahun 2017, untuk
memudahkan masyarakat mendapat informasi secara luas.
"Pembangunan 200 BTS ini sesuai permintaan daerahnya, namun yang prioritas kami adalah untuk kawasan 3T yang ada penduduknya dahulu. Setelah itu, baru masuk ke daerah yang penduduknya sedikit," kata Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informasi (PPI) Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli, di Nusa Dua, Bali, Kamis.
Upaya pembangunan infrastruktur telekomunikasi (BTS) ini, lanjut Ramli, untuk mendukung fasilitas masyarakat agar lebih mudah mendapatkan akses jaringan telekomunikasi, meskipun berada di kawasan 3T tersebut. "Secara intensif Kominfo bekerjasama dengan operator telekomunikasi agar terus membangun BTS ini," ujarnya.
Dengan adanya BTS ini, kata dia, masyarakat akan lebih mudah mendapat akses jaringan telekomunikasi dan apa yang menjadi harapan Kemkominfo dalam memberikan informasi kepada masyarakat di Tanah Air dapat terwujud.
Selain untuk memperoleh jaringan telekomunikasi, penambahan BTS di kawasan 3T ini juga bermanfaat untuk masyarakat saat ada bencana yang terjadi, sehingga Kominfo yang telah bekerjasama dengan BMKG dan BPBD dapat langsung mngirimkan pesan singkat terkait bencana alam melalui "SMS Blast" yang telah diluncurkan ini.
Ia menambahkan, dengan adanya BTS ini masyarakat juga dapat mengakses jaringan internet, sehingga secara cepat mendapatkan informasi yang ada di luar daerahnya. "Kemkominfo juga telah melakukan penjajakan kerjasama dengan Negera Jepang untuk upaya ini," katanya.
Sementara itu, PLT Direktur Pengembangan Pita Lebar Kemkominfo Marvels Situmorang medorong para operator telekomunikasi dan mitra kerjanya menyukseskan program ini, agar seluruh masyarakat Indonesia mendapat akses jaringan telekomunikasi yang sama.
"Dengan mendapatkan pelayanan yang sama, maka masyarakat juga dapat menikmati manfaat dari adanya kemajuan teknologi ini," katanya.
"Pembangunan 200 BTS ini sesuai permintaan daerahnya, namun yang prioritas kami adalah untuk kawasan 3T yang ada penduduknya dahulu. Setelah itu, baru masuk ke daerah yang penduduknya sedikit," kata Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informasi (PPI) Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli, di Nusa Dua, Bali, Kamis.
Upaya pembangunan infrastruktur telekomunikasi (BTS) ini, lanjut Ramli, untuk mendukung fasilitas masyarakat agar lebih mudah mendapatkan akses jaringan telekomunikasi, meskipun berada di kawasan 3T tersebut. "Secara intensif Kominfo bekerjasama dengan operator telekomunikasi agar terus membangun BTS ini," ujarnya.
Dengan adanya BTS ini, kata dia, masyarakat akan lebih mudah mendapat akses jaringan telekomunikasi dan apa yang menjadi harapan Kemkominfo dalam memberikan informasi kepada masyarakat di Tanah Air dapat terwujud.
Selain untuk memperoleh jaringan telekomunikasi, penambahan BTS di kawasan 3T ini juga bermanfaat untuk masyarakat saat ada bencana yang terjadi, sehingga Kominfo yang telah bekerjasama dengan BMKG dan BPBD dapat langsung mngirimkan pesan singkat terkait bencana alam melalui "SMS Blast" yang telah diluncurkan ini.
Ia menambahkan, dengan adanya BTS ini masyarakat juga dapat mengakses jaringan internet, sehingga secara cepat mendapatkan informasi yang ada di luar daerahnya. "Kemkominfo juga telah melakukan penjajakan kerjasama dengan Negera Jepang untuk upaya ini," katanya.
Sementara itu, PLT Direktur Pengembangan Pita Lebar Kemkominfo Marvels Situmorang medorong para operator telekomunikasi dan mitra kerjanya menyukseskan program ini, agar seluruh masyarakat Indonesia mendapat akses jaringan telekomunikasi yang sama.
"Dengan mendapatkan pelayanan yang sama, maka masyarakat juga dapat menikmati manfaat dari adanya kemajuan teknologi ini," katanya.
Pewarta : I Made Surya
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Commuter Line Yogyakarta-Palur tambah tiga perjalanan selama periode libur Natal
25 December 2025 18:51 WIB
JSN tambah jumlah gardu di gerbang tol Ngemplak jelang Natal dan Tahun Baru
16 December 2025 11:59 WIB
Pemprov Jateng tambah alat berat percepat penanganan longsor di Desa Cibeunying Cilacap
16 November 2025 5:38 WIB
DPRD desak pelaksana proyek RSUD Kudus tambah pekerja kejar target tepat waktu
23 October 2025 8:46 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison buka kelas AI gratis, jawab kebutuhan talenta digital Indonesia
28 October 2025 15:04 WIB