Longsor Tutup Jalan Madukara-Pagentan Banjarnegara
Jumat, 5 Mei 2017 21:12 WIB
Ruas jalan yang menghubungkan Madukara-Pagentan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, terputus akibat longsor, Jumat (5/5) (Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen BPBD Banjarnegara)
Banjarnegara, ANTARA JATENG - Ruas jalan yang menghubungkan Madukara-Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, terputus akibat longsor susulan, kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarnegara Arif Rahman.
"Ruas jalan yang longsor sejak dua bulan lalu, kembali mengalami longsor susulan pada Kamis (4/5) sehingga saat ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," katanya melalui siaran pers di Banjarnegara, Jumat
Meski demikian, dia menambahkan, ruas jalan tersebut masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
"Namun harus sangat hati-hati karena jalan utama hanya tinggal lebar 30 centimeter," katanya.
Para pihak terkait, kata dia, telah berkordinasi dalam upaya penanganan darurat jalan longsor tersebut.
"Rencananya akan dibuat jalan alternatif yang akan dibuat memanfaatkan jalan bekas jalan proyek pembangunan PLTA Tulis sepanjang kurang lebih 200 meter," katanya.
Dia juga menambahkan, koordinasi dengan pihak PLTA Tulis telah dilakukan dan masih menunggu keputusan lebih lanjut.
"Pemdes sokaraja hari ini akan mengumpulkan warga penggarap lahan yang akan dibuat jalan alternatif tersebut," katanya.
Dia menambahkan, rencana aksi pembuatan jalur alternatif akan dilakukan pada Sabtu (6/5) besok setelah semua proses koordinasi telah selesai.
"Ruas jalan yang longsor sejak dua bulan lalu, kembali mengalami longsor susulan pada Kamis (4/5) sehingga saat ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," katanya melalui siaran pers di Banjarnegara, Jumat
Meski demikian, dia menambahkan, ruas jalan tersebut masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
"Namun harus sangat hati-hati karena jalan utama hanya tinggal lebar 30 centimeter," katanya.
Para pihak terkait, kata dia, telah berkordinasi dalam upaya penanganan darurat jalan longsor tersebut.
"Rencananya akan dibuat jalan alternatif yang akan dibuat memanfaatkan jalan bekas jalan proyek pembangunan PLTA Tulis sepanjang kurang lebih 200 meter," katanya.
Dia juga menambahkan, koordinasi dengan pihak PLTA Tulis telah dilakukan dan masih menunggu keputusan lebih lanjut.
"Pemdes sokaraja hari ini akan mengumpulkan warga penggarap lahan yang akan dibuat jalan alternatif tersebut," katanya.
Dia menambahkan, rencana aksi pembuatan jalur alternatif akan dilakukan pada Sabtu (6/5) besok setelah semua proses koordinasi telah selesai.
Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TP PKK Batang dan pelaku UMKM latih anak putus sekolah keterampilan digital
13 November 2025 8:52 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Potensi kerugian akibat banjir di sejumlah desa Kudus ditaksir Rp533 miliar
19 January 2026 19:19 WIB
Perjalanan 23 KA Daop 4 Semarang masih dibatalkan dampak banjir di Pekalongan
19 January 2026 9:00 WIB