Tak Kenal Ofline, BRIsat Perlancar Transaksi Keuangan
Senin, 6 Juni 2016 15:51 WIB
Seorang teknisi memperhatikan salah satu antena di gedung fasilitas utama kontrol satelit (Primary Satellite Control Facility/ PSCF) BRI di Jakarta, Kamis (26/5). Persiapan peluncuran satelit Brisat milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) telah mema
Semarang, Antara Jateng - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan keberadaan satelit BRIsat akan memperlancar transaksi keuangan khususnya di daerah.
"Satelit ini adalah akses kami. Yang pasti komunikasi kalau dahulu kenal 'offline' diharapkan dengan adanya satelit ini tidak ada lagi 'offline'," kata Pimpinan Wilayah BRI Semarang Yana Soeprianan di Semarang, Senin.
Apalagi, lanjut dia, saat ini sedang berjalan program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (laku pandai) dari Pemerintah.
Laku pandai banyak diimplementasikan di desa-desa yang jauh dari kantor cabang BRI.
"Dengan adanya satelit ini akan mempercepat proses 'update' rekening saat transaksi," katanya.
Selain itu, diharapkan pula keberadaan satelit milik BRI ini dapat meningkatkan penggunaan elektronik banking di kalangan masyarakat yang saat ini masih rendah.
"Kalau di kota, mau transaksi dengan 'e-banking' di mana saja bisa. Kalau di desa, tidak demikian. Dengan adanya satelit ini harapannya makin banyak masyarakat desa yang tidak ragu bertransaksi menggunakan 'e-banking'," katanya.
Pada dasarnya, dengan adanya BRIsat, operasional BRI dalam memperbarui kualitas layanan dapat ditingkatkan. Selain itu, manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh nasabah dan masyarakat secara luas.
"Dengan terbukanya akses perbankan yang makin terjangkau, kontribusi BRI dalam menyukseskan program inklusi keuangan akan lebih besar," katanya.
"Satelit ini adalah akses kami. Yang pasti komunikasi kalau dahulu kenal 'offline' diharapkan dengan adanya satelit ini tidak ada lagi 'offline'," kata Pimpinan Wilayah BRI Semarang Yana Soeprianan di Semarang, Senin.
Apalagi, lanjut dia, saat ini sedang berjalan program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif (laku pandai) dari Pemerintah.
Laku pandai banyak diimplementasikan di desa-desa yang jauh dari kantor cabang BRI.
"Dengan adanya satelit ini akan mempercepat proses 'update' rekening saat transaksi," katanya.
Selain itu, diharapkan pula keberadaan satelit milik BRI ini dapat meningkatkan penggunaan elektronik banking di kalangan masyarakat yang saat ini masih rendah.
"Kalau di kota, mau transaksi dengan 'e-banking' di mana saja bisa. Kalau di desa, tidak demikian. Dengan adanya satelit ini harapannya makin banyak masyarakat desa yang tidak ragu bertransaksi menggunakan 'e-banking'," katanya.
Pada dasarnya, dengan adanya BRIsat, operasional BRI dalam memperbarui kualitas layanan dapat ditingkatkan. Selain itu, manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh nasabah dan masyarakat secara luas.
"Dengan terbukanya akses perbankan yang makin terjangkau, kontribusi BRI dalam menyukseskan program inklusi keuangan akan lebih besar," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
"Weeskamer Expo" ajak publik kenal dekat pelayanan Kemenkumham Jateng
03 August 2024 15:28 WIB, 2024
Anak usia dini di Magelang mulai kenal literasi sains dan lingkungan
27 September 2021 19:57 WIB, 2021
Kenal di medsos, wanita penghuni D'Paragon Semarang dicekik hingga tewas usai berkencan
06 August 2021 14:29 WIB, 2021
Seminggu kenal di medsos, karyawan swasta di Purwokerto cabuli anak di bawah umur
27 April 2020 8:56 WIB, 2020
Saling kenal, perempuan korban pembunuhan di dalam karung dilucuti hartanya
18 October 2019 10:01 WIB, 2019