Megawati Menangis saat Bacakan Pidato Peringati Hari Lahir Pancasila
Rabu, 1 Juni 2016 11:43 WIB
Bandung, Antara Jateng - Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, tak kuasa menahan air matanya saat membacakan pidato mengenang Hari Lahir Pancasila, di Gedung Merdeka, Bandung, Rabu (1/6).
"Dengan semangat Pancasila 1 Juni 1945 jadikan Pancasila 1 Juni 1945 sebagai falsafah bangsa Indonesia. Pancasila 1 Juni 1945 adalah prinsip dasar sekaligus jalan penerang yang harus kita ambil untuk terus melangkah, teruslah berjalan, teruslah bergerak, teruslah bersama dalam perjalanan menuju masyarakat adil makmur lahir batin sampai terwujud Indonesia Raya, Indonesia yang sejati-jatinya merdeka," kata Megawati.
Dia menahan tangis saat membacakan sambutannya sebagai perwakilan keluarga Soekarno dalam Peringatan Pidato Bung Karno, di Gedung Merdeka, Bandung. Dia adalah anak kedua sekaligus anak perempuan tertua Soekarno-Fatmawati, dan satu-satunya anak Bung Karno yang memuncaki karir politik.
Dia juga berterima kasih pada pemerintahan sekarang atas peringatan Hari Pancasila itu.
Acara Peringatan Pidato Bung Karno dihadiri Presiden Joko Widodo, jajaran pimpinan MPR termasuk Ketua MPR, Zulkifli Hasan, menteri-menteri Kabinet Kerja, Wakil Presiden ke-11, Boediono, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, serta Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan lain-lain.
"Dengan semangat Pancasila 1 Juni 1945 jadikan Pancasila 1 Juni 1945 sebagai falsafah bangsa Indonesia. Pancasila 1 Juni 1945 adalah prinsip dasar sekaligus jalan penerang yang harus kita ambil untuk terus melangkah, teruslah berjalan, teruslah bergerak, teruslah bersama dalam perjalanan menuju masyarakat adil makmur lahir batin sampai terwujud Indonesia Raya, Indonesia yang sejati-jatinya merdeka," kata Megawati.
Dia menahan tangis saat membacakan sambutannya sebagai perwakilan keluarga Soekarno dalam Peringatan Pidato Bung Karno, di Gedung Merdeka, Bandung. Dia adalah anak kedua sekaligus anak perempuan tertua Soekarno-Fatmawati, dan satu-satunya anak Bung Karno yang memuncaki karir politik.
Dia juga berterima kasih pada pemerintahan sekarang atas peringatan Hari Pancasila itu.
Acara Peringatan Pidato Bung Karno dihadiri Presiden Joko Widodo, jajaran pimpinan MPR termasuk Ketua MPR, Zulkifli Hasan, menteri-menteri Kabinet Kerja, Wakil Presiden ke-11, Boediono, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, serta Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dan lain-lain.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Suami Pinangki menangis sampaikan kondisi keluarga yang tak harmonis
16 November 2020 17:11 WIB, 2020
Di PAUD Solo, Iriana Jokowi: Boleh menyanyi tetapi jangan menangis
05 September 2019 11:02 WIB, 2019
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017