Soal IoT, Panasonic Tunggu Kesiapan Infrastruktur Indonesia
Kamis, 21 April 2016 12:29 WIB
Peluncuran Panasonic TV 4K Pro, di Jakarta, Rabu (20/4/2016). (ANTARA News/ Arindra Meodia)
Jakarta, Antara Jateng - Dalam mengimplementasikan Internet of Things
(IoT) di Indonesia, perusahaan teknologi yang berpusat di Jepang,
Panasonic, mengatakan masih menunggu kesiapan infrastruktur.
Ditemui dalam peluncuran TV Viera 4K Pro di Jakarta Rabu, President Director PT Panasonic Gobel Indonesia Hiroyoshi Suga mengatakan penerapan tahap awal IoT akan menggunakan strategi pemasaran B to B.
Namun, dengan kondisi Internet di Indonesia saat ini, menurut dia, B to B tidak dapat dijalankan. Demikian pula dengan B to C.
"Pada tahap awal, IoT akan menggunakan strategi pemasaran B to B. Untuk B to B, khsusunya di Indonesia dengan kondisi Internet saat ini, B to C pun masih membutuhkan waktu," kata dia.
"Kami akan memantau keadaan bagaimana B to C di Indonesia bisa berjalan," sambung dia.
Meski demikian, jika infrakstruktur dan pasar di Indonesia dirasa telah siap, Hiroyoshi mengungkapkan bahwa Panasonic akan mengimplementasikan teknologinya.
"Kapan pun siap kami akan mengimplementasikan teknologi kami. Mungkin sekitar dua tahun untuk melihat situasi pasar," ujar Hiroyoshi.
Ditemui dalam peluncuran TV Viera 4K Pro di Jakarta Rabu, President Director PT Panasonic Gobel Indonesia Hiroyoshi Suga mengatakan penerapan tahap awal IoT akan menggunakan strategi pemasaran B to B.
Namun, dengan kondisi Internet di Indonesia saat ini, menurut dia, B to B tidak dapat dijalankan. Demikian pula dengan B to C.
"Pada tahap awal, IoT akan menggunakan strategi pemasaran B to B. Untuk B to B, khsusunya di Indonesia dengan kondisi Internet saat ini, B to C pun masih membutuhkan waktu," kata dia.
"Kami akan memantau keadaan bagaimana B to C di Indonesia bisa berjalan," sambung dia.
Meski demikian, jika infrakstruktur dan pasar di Indonesia dirasa telah siap, Hiroyoshi mengungkapkan bahwa Panasonic akan mengimplementasikan teknologinya.
"Kapan pun siap kami akan mengimplementasikan teknologi kami. Mungkin sekitar dua tahun untuk melihat situasi pasar," ujar Hiroyoshi.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubes UMS tawarkan inovasi teknologi IoT dan instrumen elektronik dukung pembangunan berkelanjutan
20 January 2026 15:42 WIB
Indosat gandeng Undip wujudkan digitalisasi konservasi mangrove gunakan IoT
27 May 2024 15:47 WIB, 2024
Smartfren dan Xingtera perkuat transformasi digital Indonesia lewat Solusi IoT Berbasis 5G
27 March 2023 16:26 WIB, 2023
XLFL National Conference 2022, Mahasiswa ciptakan Proyek AI-IoT berbasis 5G
27 November 2022 19:50 WIB, 2022
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison buka kelas AI gratis, jawab kebutuhan talenta digital Indonesia
28 October 2025 15:04 WIB