Karding: Pelecehan Lambang Negara oleh Zaskia harusnya Dihukum yang Sifatnya Mendidik
Sabtu, 9 April 2016 11:25 WIB
Abdul Kadir Karding. (ANTARA/Anis Efizudin)
"Inti menghukum itu mendidik. Kalau orang bersalah dibuat lebih baik, mengapa tidak? Dia mau berubah, mau belajar, serta kami ingin memberikan perspektif pada bangsa bahwa menhukum itu dengan cara mendidik," ujar Ketua Fraksi PKB di MPR, Abdul Kadir Karding, di Lampung, Sabtu.
Dalam pelatihan untuk pelatih (training of trainers/ToT) Sosialisasi Empat Pilar MPR bagi kalangan dosen di Lampung itu, ia mengemukakan, pelecehan lambang negara oleh pedangdut Zaskia Gotik, yang identik dengan goyang itik, seharusnya diganjar hukuman yang sifatnya mendidik.
Untuk kasus serupa, menurut dia, ketimbang memberikan hukuman berupa pidana, upaya bersifat persuasif, misalnya melalui dialog maupun penambahan pengetahuan soal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika jauh lebih bermanfaat.
"Kami bersikap untuk kasus serupa dengan Zaskia, dibutuhkan upaya persuasif, dialog, penambahan pengetahuan untuk mereka," tuturnya.
Ia mengemukakan, keinginan PKB menjadikan Zaskia menjadi Duta Pancasila sebenarnya lebih pada harapan pekerja seni bisa terlibat jauh menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.
"Kami ingin pekerja seni terlibat dalam sosialisasi Pancasila. Hasilnya bagus, mereka berniat membuat komunitas pekerja seni peduli konstitusi, atau komunitas pencinta Pancasila, itu kan bagus," demikian Abdul Karding.
Dalam pelatihan untuk pelatih (training of trainers/ToT) Sosialisasi Empat Pilar MPR bagi kalangan dosen di Lampung itu, ia mengemukakan, pelecehan lambang negara oleh pedangdut Zaskia Gotik, yang identik dengan goyang itik, seharusnya diganjar hukuman yang sifatnya mendidik.
Untuk kasus serupa, menurut dia, ketimbang memberikan hukuman berupa pidana, upaya bersifat persuasif, misalnya melalui dialog maupun penambahan pengetahuan soal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika jauh lebih bermanfaat.
"Kami bersikap untuk kasus serupa dengan Zaskia, dibutuhkan upaya persuasif, dialog, penambahan pengetahuan untuk mereka," tuturnya.
Ia mengemukakan, keinginan PKB menjadikan Zaskia menjadi Duta Pancasila sebenarnya lebih pada harapan pekerja seni bisa terlibat jauh menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.
"Kami ingin pekerja seni terlibat dalam sosialisasi Pancasila. Hasilnya bagus, mereka berniat membuat komunitas pekerja seni peduli konstitusi, atau komunitas pencinta Pancasila, itu kan bagus," demikian Abdul Karding.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI kenakan sanksi tegas untuk pelaku pelecehan seksual di lingkungan kereta api
09 December 2025 20:35 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017