"Kami sedang merintis untuk membuat TPAKD. Nanti 'leader'-nya dari pemda dan saat ini sedang dalam proses penggodokan," kata Kepala OJK Purwokerto Farid Faletehan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.
Ia mengharapkan TPAKD dapat terbentuk pada April 2016 dan Banyumas sebagai kabupaten pertama yang membentuknya sehingga dapat menjadi percontohan bagi kabupaten-kabupaten lain di wilayah kerja OJK Purwokerto.
Dia mengatakan bahwa dari TPAKD tersebut, pihaknya berupaya mengumpulkan beberapa hal terkait di wilayah Banyumas termasuk masalah pertanian.
"Dalam waktu dekat, kami akan menggelar pertemuan dengan pemda untuk membahas beberapa hal termasuk LKM (Lembaga Keuangan Mikro), asuransi pertanian, dan sebagainya. Itu salah satu perhatian OJK untuk melihat sejauh mana asuransi pertanian," katanya.
Meskipun pernah mengumpulkan lembaga jasa keuangan, dia mengatakan bahwa pihaknya tetap harus melihat permasalah-permasalahan yang ada dari sisi pemerintah daerah khususnya Banyumas.
Lebih lanjut, Farid mengatakan bahwa tujuan utama dari pembentukan TPAKD, yakni bagaimana mempercepat akses keuangan di wilayah sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
"Jadi di wilayah-wilayah itu supaya akses keuangan seperti asuransi, perbankan, pegadaian, bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
OJK Purwokerto Bentuk TPAKD
Selasa, 29 Maret 2016 12:20 WIB
Ilustrasi Logo OJK (ANTARANEWS.COM)
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Purwokerto siapkan 50.995 tempat duduk antisipasi lonjakan penumpang saat libur Imlek
12 February 2026 13:50 WIB
KAI inspeksi Daop 5 Purwokerto pastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 lintas selatan
10 February 2026 18:55 WIB
OJK Purwokerto: UMKM masih jadi penopang kinerja jasa keuangan di Banyumas Raya
29 January 2026 13:24 WIB
Akademisi Unsoed: Kuatkan destana di sekitar Gunung Slamet untuk hadapi ancaman bencana
28 January 2026 16:49 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
BPS: KEK dan kawasan industri memiliki berkontribusi tumbuhkan ekonomi Jateng
12 February 2026 19:49 WIB
BRI angkat Rolly Bakery & Cookies bangkit dari keterpurukan dan go global
12 February 2026 14:16 WIB