Penemuan TNT di Temanggung Tak Ada Indikasi Terorisme
Kamis, 22 Oktober 2015 12:48 WIB
Anggota tim Gegana Brimob Polda Jateng mengamankan bahan peledak jenis TNT (Trinitrotoluene) di Mapolres Temanggung, Jateng, Rabu (21/10). TNT yang ditemukan seorang tukang sapu di pabrik pengolahan kayu lapis tersebut selanjutnya dibawa ke Mako Brim
"TNT yang ditemukan kemarin merupakan bahan peledak yang kondisinya sudah lama," katanya usai "Road Show Bus Zebra Cendekia Polda Jateng" di Halaman Gedung Pemuda Temanggung, Kamis.
Seperti diwartakan sebelumnya tiga kotak TNT ditemukan oleh petugas kebersihan PT Pundi Alam Perkasa Temanggung sekitar pukul 07.00 WIB. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kranggan.
Tiga kotak TNT tersebut satu di antaranya dengan berat 225 gram dan dua kota lainnya masing-masing seberat 750 gram.
Wahyu mengatakan TNT itu ditemukan tanpa detonator jadi tidak membahayakan, walaupun kena api tidak bakal meledak, karena sumbu peledaknya tidak ada.
"Kami masih menyelidikinya, apa motif atau siapa pelakunya, yang menaruh sengaja maupun tidak sengaja tetap harus kami lakukan penyelidikan," ucapnya.
Ia menuturkan pemeriksaan terhadap para saksi sudah dilakukan, mudah-mudahan nanti bisa diketahui siapa yang menaruh barang tersebut.
"Kami minta keterangan dari internal perusahaan, petugas kebersihan maupun petugas keamanan yang sudah diminta keterangannya," ujarnya.
Menurut dia hingga sekarang temuan bahan peledak tersebut belum ada indikasi kesengajaan atau suatu ancaman maupun teror.
"Kami belum mengarah ke sana, yang jelas ditemukan faktanya seperti itu. Sejauh ini belum ada indikasi mengarah ke teror, karena kalau melihat tempatnya di lokasi industri kemungkinan motifnya bukan teroris. Untuk persaingan usaha masih dalam penyelidikan," katanya.
Seperti diwartakan sebelumnya tiga kotak TNT ditemukan oleh petugas kebersihan PT Pundi Alam Perkasa Temanggung sekitar pukul 07.00 WIB. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kranggan.
Tiga kotak TNT tersebut satu di antaranya dengan berat 225 gram dan dua kota lainnya masing-masing seberat 750 gram.
Wahyu mengatakan TNT itu ditemukan tanpa detonator jadi tidak membahayakan, walaupun kena api tidak bakal meledak, karena sumbu peledaknya tidak ada.
"Kami masih menyelidikinya, apa motif atau siapa pelakunya, yang menaruh sengaja maupun tidak sengaja tetap harus kami lakukan penyelidikan," ucapnya.
Ia menuturkan pemeriksaan terhadap para saksi sudah dilakukan, mudah-mudahan nanti bisa diketahui siapa yang menaruh barang tersebut.
"Kami minta keterangan dari internal perusahaan, petugas kebersihan maupun petugas keamanan yang sudah diminta keterangannya," ujarnya.
Menurut dia hingga sekarang temuan bahan peledak tersebut belum ada indikasi kesengajaan atau suatu ancaman maupun teror.
"Kami belum mengarah ke sana, yang jelas ditemukan faktanya seperti itu. Sejauh ini belum ada indikasi mengarah ke teror, karena kalau melihat tempatnya di lokasi industri kemungkinan motifnya bukan teroris. Untuk persaingan usaha masih dalam penyelidikan," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Korlantas Polri kolaborasi dengan Senkom Mitra Polri bangun keselamatan berlalu lintas
21 January 2026 22:07 WIB