Hari Kedua KPU Rekap 240 Pasang Calon Kepala Daerah
Selasa, 28 Juli 2015 8:17 WIB
Ferry Kurnia Rizkiyansyah (ANTARA)
Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah melalui pesan singkat mengungkapkan bahwa untuk hari kedua pendaftaran atau Senin (27/7) terdapat 177 pasangan calon yang diterima, setelah sebelumnya pada hari pertama atau Minggu (26/7) KPU menerima total 63 pasangan calon.
Dari 240 pasangan calon yang telah diterima, KPU mengungkapkan bahwa jumlah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebanyak 13 pasangan di delapan provinsi. Sedangkan untuk jumlah pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, terdapat 36 pasangan calon yang berada di 22 kota.
Jumlah pasangan calon bupati dan wakil bupati tercatat sebanyak 191 pasangan calon yang diterima KPU di 110 kabupaten.
"Masih ada daerah yang kosong belum menerima pendaftaran. Hari terakhir mungkin akan ramai," kata Ferry ketika ditemui Antara sebelumnya.
Sebelumnya, KPU mencatat pendaftaran pasangan calon pada hari pertama atau Minggu (26/7) sebanyak 63 pasangan calon di 51 daerah pemilihan kepala daerah.
Jumlah 63 pasangan calon tersebut terdiri dari 26 pasangan calon model perseorangan dan 37 calon model dari partai politik atau gabungan parpol, dan 51 daerah yang telah memperoleh pendaftaran pasangan calon tersebut terdiri dari dua provinsi, 11 kota, dan 38 kabupaten.
"Dibandingkan dengan jumlah daerah, pasangan calon yang mendaftar, tentu ini masih sedikit. Kalau jumlahnya 269 daerah, asumsi saja bahwa pasangan calon sekurang-kurangnya ada dua, maka ada 269 kali dua pasangan calon," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay kepada Antara.
Pilkada serentak tahun ini digelar 9 Desember 2015 dengan daerah pemilihan di sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 36 kota. Periode berikutnya dari pilkada serentak digelar Februari 2017.
Dari 240 pasangan calon yang telah diterima, KPU mengungkapkan bahwa jumlah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebanyak 13 pasangan di delapan provinsi. Sedangkan untuk jumlah pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, terdapat 36 pasangan calon yang berada di 22 kota.
Jumlah pasangan calon bupati dan wakil bupati tercatat sebanyak 191 pasangan calon yang diterima KPU di 110 kabupaten.
"Masih ada daerah yang kosong belum menerima pendaftaran. Hari terakhir mungkin akan ramai," kata Ferry ketika ditemui Antara sebelumnya.
Sebelumnya, KPU mencatat pendaftaran pasangan calon pada hari pertama atau Minggu (26/7) sebanyak 63 pasangan calon di 51 daerah pemilihan kepala daerah.
Jumlah 63 pasangan calon tersebut terdiri dari 26 pasangan calon model perseorangan dan 37 calon model dari partai politik atau gabungan parpol, dan 51 daerah yang telah memperoleh pendaftaran pasangan calon tersebut terdiri dari dua provinsi, 11 kota, dan 38 kabupaten.
"Dibandingkan dengan jumlah daerah, pasangan calon yang mendaftar, tentu ini masih sedikit. Kalau jumlahnya 269 daerah, asumsi saja bahwa pasangan calon sekurang-kurangnya ada dua, maka ada 269 kali dua pasangan calon," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay kepada Antara.
Pilkada serentak tahun ini digelar 9 Desember 2015 dengan daerah pemilihan di sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 36 kota. Periode berikutnya dari pilkada serentak digelar Februari 2017.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berikut jadwal pekan kelima putaran kedua Proliga 2026 di GOR Ken Arok, Malang
03 February 2026 9:50 WIB
Berikut Jadwal Malaysia Open: Lima wakil Indonesia lanjutkan perjuangannya di babak kedua
08 January 2026 11:30 WIB
Keluarga PB XIII terima banyak ucapan duka cita di hari kedua mangkatnya Raja Surakarta
03 November 2025 19:30 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017