Logo Header Antaranews Jateng

Jateng Selatan Masuki Kemarau Bulan Juni

Kamis, 24 April 2014 08:24 WIB
Image Print
Ilustrasi - DAMPAK MUSIM KEMARAU. Seorang warga menggambil air dari sumur yang digali pada sungai yang mengering untuk mandi dan mencuci di kawasan Glagahwaru, Undaan, Kudus, Jateng, Jumat (10/8). Akibat musim kemarau, ratusan warga dikawasan ini kek

"Secara umum, musim kemarau di Jateng selatan seperti Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan Kebumen akan berlangsung mulai Juni, namun ada beberapa wilayah yang sudah memasuki kemarau pada akhir bulan Mei," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Kamis.

Menurut dia, wilayah yang akan memasuki musim kemarau pada akhir Mei di antaranya pesisir selatan Kabupaten Kebumen bagian barat dan beberapa daerah di pesisir selatan Cilacap.

Akan tetapi wilayah pesisir selatan Kabupaten Kebumen ke arah timur hingga Purworejo diprakirakan akan memasuki musim kemarau pada awal Juni.

Sementara beberapa wilayah di Cilacap bagian utara dan Banyumas bagian utara yang merupakan daerah pegunungan, diprakirakan akan memasuki musim kemarau pada awal bulan Juli.

Kendati demikian, Teguh mengatakan bahwa musim kemarau pada tahun 2014 diprakirakan akan berlangsung normal.

"Memang ada beberapa tempat yang musim kemaraunya mundur, namun secara umum sifatnya normal dan sama dengan nilai rata-rata 30 tahun (lama musim berdasarkan pantauan selama 30 tahun, red.)," katanya.

Dengan demikian, kata dia, awal musim hujan diprakirakan akan berlangsung mulai dasarian (10 hari) ketiga bulan September atau dasarian pertama bulan Oktober.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026