Logo Header Antaranews Jateng

Jalan Rusak, Bina Marga Diminta Segera Perbaiki

Selasa, 21 Januari 2014 19:35 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto ANTARA.Seno S)

"Hujan dan banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir ini menjadi salah satu penyebab rusaknya infrastruktur jalan di jalur pantura," kata anggota Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso di Semarang, Selasa.

Ia mengungkapkan, jalan yang mengalami kerusakan cukup parah itu antara lain di Semarang-Kendal, Batang-Pekalongan, Demak-Kudus, Sumowono-Ungaran, dan Tingkir-Gemolong, Brebes-Losari, dan Rembang-Lasem.

Menurut dia, Dinas Bina Marga Jateng seharusnya mengambil langkah penanganan darurat terkait dengan kondisi jalan yang rusak tersebut.

"Penanganan darurat bisa dilakukan dengan menambal atau menguruk jalan yang rusak dan berlubang dengan kedalaman lebih dari 10 centimeter," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Selain menambal dan menguruk jalan yang rusak, kata dia, Bina Marga bisa memasang rambu-rambu sehingga bisa mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Abdul Aziz berpendapat bahwa dengan anggaran pemeliharaan jalan dan jembatan pada APBD 2014 sebesar Rp380 miliar, Dinas Bina Marga Jateng sudah dapat langsung bekerja memperbaiki jalan yang rusak.

"Perbaikan jalan rusak bisa langsung dilakukan oleh Bina Marga tanpa melalui pihak ketiga yang memerlukan proses lelang," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Teknik Dinas Bina Marga Jateng Hanung Triyono saat dikonfirmasi mengaku pihaknya akan segera melakukan perbaikan sementara terhadap jalan yang rusak.

"Perbaikan sementara yang akan kami lakukan dalam waktu dekat berupa penambalan jalan yang rusak dan berlubang dengan material pasir dan batu, termasuk memasang rambu-rambu darurat," ujarnya.

Perbaikan secara menyeluruh terhadap ruas jalan yang rusak, katanya, baru akan dimulai pengerjaannya pada Maret 2014.

"Akhir Februari 2014 baru akan dilakukan penandatanganan kontrak kerja, sedangkan perbaikan jalan rusak dimulai Maret 2014," katanya.

Seperti diwartakan, kondisi jalan pantura sepanjang Pekalongan hingga Semarang saat ini berlubang dan bergelombang akibat digenangi air hujan dan secara masif dilintasi kendaraan berat, seperti truk trailer dan kontainer.

Selepas Kota Pekalongan menuju Batang, permukaan jalan banyak yang mengelupas dan berlubang dengan kedalaman hingga lebih dari 10 cm.

Jalan dari Batang hingga Alas Roban dari dua arah juga mengalami kerusakan serupa sehingga banyak kendaraan berebut mendapatkan permukaan jalan yang relatif masih rata.

Beberapa kali terlihat kendaraan roda empat terjerembab di lubang jalan yang tertutup genangan air hujan. Pada Minggu siang di sepanjang jalur itu juga terlihat tiga truk mengalami patah as roda.

Permukaan jalan arteri Weleri-Kendal dan arteri Kendal-Mangkang yang biasanya mulus, kali ini juga banyak berlubang sehingga mewajibkan setiap pengemudi ekstrahati-hati agar tidak terantuk di jalan berlubang.



Pewarta:
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2026