
Enam Calon Bupati Magelang Adu Debat Terbuka
Ketua KPU Kabupaten Magelang Mamun Rahmatullah mengatakan pelaksanaan debat pasangan calon tersebut merupakan salah satu program sosialisasi agar masyarakat semakin tahu kandidat yang akan bertarung pada Pilbup 27 Oktober 2013.
Selain sosialisasi, katanya, kegiatan ini juga bisa menjadi tolak ukur kualitas calon bupati dan wakil bupati.
Ia mengatakan semua masyarakat dapat menilai pasangan calon dengan mencermati debat, baik yang hadir di lokasi debat maupun melalui siaran TV lokal dan siaran radio.
"Kami minta masyarakat untuk mencermati bersama, berikan amanah, pilih pemimpin yang baik untuk lima tahun ke depan untuk memajukan Kabupaten Magelang," katanya.
Ia berharap pelaksanaan Pilkada Magelang dapat berjalan dengan sukses aman dan tanpa ekses.
Pada debat tersebut dihadirkan tiga panelis, yakni akademisi Universitas Diponegoro yang juga mantan anggota KPU Provinsi Jateng, Fitriyah, mantan Gubernur Jateng Ali Mufidz, dan Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Budi Santoso.
Pada kegiatan tersebut, setiap pasangan calon dijatah membawa pendukung atau tim sukses sebanyak 50 orang.
Sebelum dilakukan debat, para pendukung secara bergiliran diberi kesempatan menyampaikan yel-yel untuk pasangan yang didukungnya.
Pada kesempatan pertama, setiap pasangan calon harus menjawab pertanyaan dari panelis Fitriyah tentang bagaimana menangani permasalahan pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan.
Selanjutnya, panelis kedua Ali Mufidz menanyakan tentang bagaimana strategi yang dilakukan untuk mendukung infrastruktur di Kabupaten Magelang.
Sedangkan panelis ketiga, Budi Santoso pertanyaannya lebih memperdalam pada visi misi pasangan calon masing-masing.
Pewarta: -
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.