
Gelombang Hantam Perahu, Seorang Nelayan Hilang

"Peristiwa tersebut terjadi dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WIB, dan hingga saat ini, korban masih dalam pencarian," kata Koordinator Pos Badan "Search and Rescue" Nasional (Basarnas) Cilacap Tri Joko Priyono, di Cilacap, Rabu.
Ia mengatakan kejadian itu bermula saat korban yang tercatat sebagai warga Kelurahan Bojong Karegis, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sedang mencari ikan bersama Candra, warga Jalan Slamet, Kalibantu, Kabupaten Tegal (Jateng) dengan menggunakan perahu Vodka Jaya 1 milik Jasiyem alias Sidas beralamat di PPS Cilacap.
Saat berada di perairan selatan Selok, Kecamatan Adipala, Cilacap, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang tinggi hingga akhirnya terbelah menjadi dua bagian.
Bagian depan perahu tersebut dapat dievakuasi ke daratan oleh warga Desa Bunton, Kecamatan Adipala, sedangkan bagian belakang beserta mesin motor tempelnya tenggelam.
"Salah seorang nelayan yang bernama Candra dapat menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepi pantai. Basarnas yang mendapat laporan tersebut segera menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian dengan dibantu warga sekitar," katanya.
Menurut Joko, tinggi gelombang di lokasi kejadian berkisar 2-3 meter.
Ia mengatakan bahwa upaya pencarian masih dilakukan dalam radius sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
