Logo Header Antaranews Jateng

Sembilan Atlet Ditolak Ikut Porprov Jateng

Jumat, 4 Oktober 2013 15:38 WIB
Image Print
(konibanyumas.com)

Ketua Umum KONI Jawa Tengah Tutuk Kurniawan usai rapat pleno persiapan Porprov Jateng 2013 di Semarang, Jumat, tidak menyebutkan secara detail nama atlet dan dari cabang olahraga apa kesembilan atlet tersebut.

"Yang jelas berdasarkan hasil tim verifikasi dan keabsahan atlet KONI Jateng ada sembilan atlet yang ditolak ikut Porprov Jateng," katanya menegaskan.

Berdasarkan keterangan Wakil Ketua II (bidang pembinaan prestasi) KONI Jateng Hartono disebutkan bahwa salah satunya adalah pemain tenis meja Kota Semarang, Ayuka Pratiwi. Berdasarkan identitas yang ada di Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang bersangkutan terdaftar sebagai atlet Kota Semarang tetapi dia adalah pemain DKI Jakarta pada PON 2012 dan meraih medali perak di nomor ganda PON Riau.

Tutuk Kurniawan mengatakan Jateng memang tidak berharap mutasi atlet hanya untuk kepentingan sesaat hanya untuk meningkatkan prestasi daerah tertentu pada Porprov Jateng kali ini.

"Tetapi kalau mereka pindah dan bisa dimanfaatkan untuk PON mendatang, dengan senang hati akan kita terima. Kalau hanya pindah sesaat tentu saja akan kita tolak, makanya saya berharap tim keabsahan supaya jeli melihat atlet yang bertanding di Porprov mendatang," katanya menegaskan.

Pelaksana Tugas Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan Porprov Jateng merupakan embrio untuk kepentingan Jawa Tengah pada PON 2016/Jawa Barat. "Pada PON mendatang, Jateng akan mendayagunakan atletnya sendiri," katanya.

Ia menjelaskan, jangan sampai seperti kutu loncat yaitu hanya untuk kepentingan sesaat. "Makanya itu, Pemrov Jateng akan meningkatkan fasilitas dan honor para atlet supaya mereka (atlet) kerasan atau betah di Jateng," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026