Logo Header Antaranews Jateng

Diperlukan Diversifikasi Olahan Tempe

Selasa, 17 September 2013 14:55 WIB
Image Print
Ilustrasi - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (kanan) didampingi Ketua Umum Gakopti Aip Syarifudin (kedua kanan) mengamati hasil olahan tempe saat lokakarya nasional yang diadakan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Nasional (Gakopti), di Jakarta, Rabu


Ketua FTI Jawa Tengah Harnina Bintari di Semarang, Selasa, mengatakan diversifikasi tersebut mendesak dilakukan agar para pengrajin dapat bertahan meskipun harga kedelai mahal.

"Untuk melakukan diversifikasi olahan tempe, tentu diperlukan kreativitas dan inovasi misalnya dari sisi kemasan, bentuk, maupun rasa," katanya.

Ia mengakui hingga saat ini hanya sebagian pengrajin yang melakukan diversifikasi olahan tempe seperti membuat keripik tempe dan produk lainnya yang dibutuhkan para pengrajin.

Harnina mengakui untuk mendorong para pengrajin melakukan diversifikasi pangan olahan tempe tersebut, diperlukan kerjasama oleh dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kantor Ketahanan Pangan, serta dinas lainnya untuk memberikan pelatihan.

"Ketersediaan lahan, bibit, dan pupuk juga sangat dibutuhkan para pengrajin tahun dan tempe,"katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026