
BPCB Setuju Atap Pasar Gede Diganti

Renovasi atap Pasar Harjonagoro Solo bahkan telah siap dilelang pekan depan dengan pagu anggaran Rp1,2 miliar, kata Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Pemkot Surakarta Subagyo kepada wartawan di Solo, Senin.
"Ya kajian mengenai benda cagar budaya (BCB) berikut dokumen Detail Engineering Design (DED) proyek yang bersumber dari APBD 2013 setempat ini telah selesai, dengan demikian lelang fisik akan dibuka pekan depan," katanya.
Ia mengatakan, BPCB selaku konsultan pengkaji BCB merekomendasikan penggunaan bahan dan metode renovasi. Seperti diketahui, Pemkot Surakarta membutuhkan pendampingan teknis dan perencanaan dalam merenovasi bangunan yang dibangun pada 1927 ini.
Dikatakan, tim konsultan mulai diterjunkan pada April lalu. Subagiyo mengatakan, seluruh material atap sirap bagian barat dan timur akan diganti bahan kayu jati dan ulin seperti saat awal dibangun. Kualitasnya juga lebih bagus dengan ketebalan dan ukuran tertentu.
"Hasil kajian BCB Pasar Gede terutama tentang material dan bentuk. Kesesuaian dua elemen itu sangat penting, tidak boleh bersinggungan karena menyangkut masalah talang bocor," katanya.
Subagiyo mengatakan, selain merenovasi atap, proyek ini juga menyentuh perbaikan MCK dan pengecatan dinding pasar. Sedangkan perbaikan menyeluruh di bangunan inti belum bisa dilakukan.
Ia mengatakan yang mendesak bagian atap dulu. Pelapukan di atap sudah parah sehingga menyebabkan air hujan sering bocor ke dalam. Sedangkan kerusakan di bangunan pasar menunggu ketersediaan anggaran tahun depan.
Renovasi pasar tersebut akan dimulai akhir Agustus, diperkirakan proyek ini selesai maksimal 20 Desember 2013. Adapun nilai proyek Rp1,2 miliar meliputi pengerjaan fisik, ongkos konsultan dan penyusunan DED.
Pewarta: Joko Widodo
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
