Logo Header Antaranews Jateng

Kasus DBD di Cilacap Cenderung Turun

Selasa, 25 Juni 2013 13:32 WIB
Image Print

"Dari pantauan kami, kasus DBD yang terjadi di Cilacap dalam beberapa pekan terakhir rata-rata 15--20 kasus per minggu," kata Kepala Bidang Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Cilacap Haji Marwoto di Cilacap, Selasa.

Menurut dia, jumlah tersebut menunjukkan adanya penurunan karena dalam beberapa waktu sebelumnya, kasus DBD yang terjadi di Cilacap rata-rata 50 kasus per minggu.

"Bahkan, sempat mencapai 63 kasus dalam satu minggu. Ini merupakan angka tertinggi," kata dia menambahkan.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa jumlah kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Cilacap sejak Januari hingga pertengahan Juni 2013 menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan jika dibanding tahun sebelumnya.

Dalam hal ini, sejak Januari hingga pertengahan Juni 2013 terjadi sebanyak 629 kasus DBD, tujuh orang di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah kasus DBD yang terjadi selama 2012 tercatat 215 kasus dengan dua orang di antaranya meninggal dunia.

Oleh karena itu, kata Marwoto, Dinkes pada bulan Mei telah menyatakan kejadian luar biasa (KLB) DBD di Kabupaten Cilacap.

"Kami terus berusaha agar kasus DBD yang terjadi di Cilacap terus menurun. Semoga dengan menurunnya intensitas hujan berdampak pada penurunan jumlah kasus DBD," katanya.

Ia mengharapkan masyarakat turut berperan aktif dalam kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Dengan demikian, kata dia, jumlah kasus DBD diharapkan dapat ditekan jika kondisi lingkungan bersih.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026