Logo Header Antaranews Jateng

Gempa Kejutkan Warga Cilacap

Jumat, 14 Juni 2013 07:24 WIB
Image Print
Petugas Prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Prov. Jabar, Annie Hanifah, menunjukkan pergerakan Tropical Cyclone atau Badai Narelle menuju arah barat daya Samudera Indonesia, melalui sistem Weather Maps BMKG, Bandung, Jabar, R

Salah seorang warga Desa Kalikudi, Kecamatan Adipala, Anto (36) mengaku sangat terkejut saat gempa tersebut terjadi.

"Saat itu saya baru tertidur namun tiba-tiba tempat tidurnya terasa terguncang dan lampu ikut goyang. Saya pun langsung teriak kalau ada gempa," katanya.

Warga lainnya, Dwijo (45) mengaku langsung keluar rumah menuju halaman bersama keluarganya karena khawatir terjadi sesuatu pascagempa tersebut.

"Gempanya terasa cukup kuat. Bahkan, ada warga yang sempat memukul kentongan saat terjadinya gempa tersebut," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Purwokerto, Aris (33) menginformasikan bahwa gempa tersebut juga dirasakan hingga Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Saat dihubungi melalui saluran telepon, Kepala Kelompok Teknis Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa gempa yang terjadi pada Kamis, pukul 23.47 WIB, berkekuatan 6,5 Skala Richter.

Menurut dia, gempa tersebut berlokasi di 10,35 lintang selatan dan 107,04 bujur timur atau 336 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan kedalaman 57 kilometer.

"Gempa tersebut tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya tsunami," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026