Logo Header Antaranews Jateng

Pabrik Jamu Kuat di Cilacap Digerebek BBPOM

Senin, 3 Juni 2013 13:05 WIB
Image Print
Ilustrasi - eorang petugas kepolisian membongkar tumpukan bahan kimia obat yang digunakan sebagai campuran jamu tradisional di salah satu pabrik jamu di Desa Tunjung, Jatilawang, Banyumas, Jateng, Kamis (4/2). Bareskrim Mabes Polri merazia lima pabri

Dalam penggerebekan yang dipimpin langsung Kepala BBPOM Semarang Zulaimah di pabrik jamu PT Serbuk Manjur Jaya (SMJ), Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Cilacap, petugas menyita ribuan bungkus jamu dari berbagai jenis yang diduga mengandung BKO.

Jamu-jamu yang disita di antaranya bermerek "Galax" (obat kuat) dan "Raja Tiongkok" (jamu penyakit gatal-gatal dan eksim).

Selain itu, petugas BBPOM juga menyita ratusan dus jamu siap kemas, dua mesin pengemas, dan ratusan gulungan alumunium foil kemasan jamu.

"Kami juga menemukan 300 botol 'CTM' (Chlorpheniramin maleat) masing-masing berisi 1.000 butir yang diduga sebagai bahan campuran jamu," ungkap Zulaimah.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan uji laboratorium guna mengetahui BKO yang dikandung dalam jamu-jamu tersebut.

Biasanya, kata dia, BKO yang ditemukan dalam jamu di antaranya Paracetamol, Dexametason, CTM, dan Antalgin.

"Kami akan lakukan uji laboratorium guna mengetahui apa saja BKO yang dikandung dalam jamu tersebut. Namun yang pasti, kami menemukan ribuan butir CTM di tempat ini," ucap dia, menegaskan.

Menurut dia, berbagai jenis jamu yang disita ini senilai Rp2 miliar, dan jamu-jamu tersebut disimpan di empat unit gudang.



Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026