
Abkin: Kurikulum Baru Tentukan Peran Guru BK

"Dalam kurikulum baru, khususnya pada jenjang SMA dan sederajat kan ada kelompok peminatan. Dulu penjurusan, seperti IPA, IPS, dan Bahasa," kata Ketua Umum PB Abkin Prof Mungin Eddy Wibowo di Semarang, Selasa.
Dalam kelompok peminatan itu, kata dia, siswa yang akan melanjutkan ke jenjang SMA dan sederajat akan diminta untuk menentukan jurusan yang diminatinya tanpa dipaksa, sesuai bakat, minat, dan kecerdasannya.
Guru Besar Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu mengakui selama ini pola penjurusan di SMA yang dimulai kelas II cenderung memaksakan siswa tanpa mempertimbangkan minat, bakat, dan kecerdasannya.
"Peran guru BK jadi kurang maksimal dalam mendampingi siswa untuk menentukan pilihan jurusan. Kesannya, sudah dijatah, misalnya siswa untuk jurusan IPA sekian, IPS sekian. Di kurikulum baru nanti tidak demikian," katanya.
Kurikulum baru, kata dia, mengubahnya menjadi kelompok peminatan, yakni peminatan matematika dan ilmu-ilmu alam, ilmu-ilmu sosial, ilmu-ilmu bahasa dan budaya, keagamaan pada madrasah, dan SMK peminatan program keahlian.
Nantinya, ia menjelaskan siswa mulai kelas I SMA dan sederajat sudah langsung diminta untuk memilih kelompok peminatan yang diminatinya, tidak lagi menunggu sampai kelas II seperti pola penjurusan selama ini.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
