
Data Sementara: 141.000 Warga Kota Semarang Miskin

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Fajar Adi Pamungkas di Semarang, Jumat mengatakan bahwa pendataan warga miskin sudah dilakukan pada tahun 2011 dan tahun ini akan kembali dilakukan verifikasi ulang.
"Pendataan kali ini RT menjadi ujung tombak karena mereka yang mengetahui langsung kondisi warga setempat. Data awal yang sudah terkumpul ada 141 ribu warga miskin 2013," katanya.
Menurut data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang, pada Februari tercatat 1.723.371 penduduk di Ibu Kota Jawa Tengah. Dengan demikian, jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 8,18 persen.
Pendataan warga miskin di tahun ini kembali dilakukan karena hasil pendataan 2011 hanya berlaku dua tahun hingga 2013.
"Kajian kami terkait dengan waktu dua tahun tersebut apakah terlalu cepat, karena jangan sampai dengan pembatasan dua tahun menjadikan kartu warga miskin dibagikan sudah dilakukan verifikasi ulang," katanya.
Fajar berharap dengan adanya kajian waktu pendataan warga miskin tersebut dapat ditemukan formula yang tepat dengan memperhatikan anggaran, waktu verifikasi ulang, serta indikator lainnya termasuk kemungkinan apakah pendataan cukup satu kali untuk masa waktu lima tahun.
Fajar menambahkan bahwa untuk verifikasi ulang data warga miskin tahun ini tengah memasuki pembekalan kepada para tim verifikator yang berasal dari dua petugas kelurahan (PNS) dan satu warga setempat.
Ia mengakui pola pendataan warga miskin tahun ini berbeda dengan dua tahun lalu di antaranya jika tahun lalu pengumpulan data awal warga miskin oleh lembaga independen, kali ini data awal berasal dari rukun tetangga (RT) setempat.
Jumlah tersebut, tambah Fajar dipastikan 80 persen valid karena data dihimpun oleh RT yang mengenal langsung mengetahui kondisi warganya.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
