Logo Header Antaranews Jateng

Mau Jadi Kepala Sekolah, Harus Prolingkungan

Rabu, 3 April 2013 12:00 WIB
Image Print
Sejumlah siswa dari SD Cahaya Nur dan SDN Wonosoco mencoba menanam benih padi di lahan persawahan di Desa Wonosoco, Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (16/10). Kegiatan menanam benih padi dan menanam pohon trembesi yang digagas oleh PDAM Kud

"Para kepala sekolah dan guru harus prolingkungan sehingga setiap kepala sekolah yang dilantik disodorkan pakta integritas prolingkungan," katanya di Wonosobo, Rabu.

Ia berharap dengan cara tersebut mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin baru yang bisa menjadi motivator lingkungan sekaligus untuk menyusun program penanaman.

"Kami telah mengawali pendidikan kesadaran lingkungan pada anak sekolah mulai dari TK hingga tingkat SMA dan mereka membuat kebun bibit sekolah di sekolah masing-masing," katanya.

Ia mengatakan, dalam kampanye kesadaran lingkungan juga bekerja dengan pihak swasta. Beberapa waktu lalu Pemkab Wonosobo kerja sama dengan Djarum Foundation menggelar edukasi lingkungan bagi para pemuda.

Menyinggung kondisi lingkungan di kawasan Dieng, dia mengatakan Dieng merupakan kawasan yang paling sulit untuk bisa disadarkan masyarakatnya.

"Padahal di sana (kawasan Dieng) terdapat 'ketel air' atau tempat penampungan air di Gunung Pakuwojo," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026