
Elektabilitas Sekda Jateng Terus Naik

"Elektabilitas Pak Hadi terus naik, bahkan mendekati Pak Bibit (Gubernur Bibit Waluyo, red)," kata Yulianto di Semarang, Jumat.
Menurut dia, meningkatnya elektabilitas tersebut mulai terjadi setelah Hadi Prabowo mengikuti uji kelayakan dan kepatutan kandidat gubernur dan wakil gubernur yang digelar PDI Perjuangan.
Meski demikian, lanjut dia, hingga saat ini belum ada kandidat gubernur yang tingkat elektabilitasnya lebih dari 20 persen.
"Semua masih di bawah 20 persen, termasuk Pak Bibit yang paling tinggi," katanya.
Ia menuturkan masih terdapat kesempatan untuk meningkatkan elektabilitas, lima bulan menjelang pemilihan gubernur pada 26 Mei mendatang.
Ia menjelaskan masih terdapat sekitar 56 persen calon pemilih yang belum menentukan pilihannya ketika disurvei.
Menurut dia, salah satu kriteria yang diharapkan para pemilik suara mengambang ini yakni calon gubernur yang lebih memiliki kultur Jawa.
"Mungkin para calon pemilih ini mengharapkan adanya harapan perubahan pada pemimpin yang akan datang," tambahnya.
Hingga saat ini, terdapat tiga nama yang cukup kuat untuk diusung dalam pilgub mendatang, yakni Gubernur Bibit Waluyo, Wakil Gubernur Rustriningsih, serta Sekretaris Daerah Hadi Prabowo.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
