Logo Header Antaranews Jateng

Buruh Pertamina Batal Mogok Kerja

Rabu, 9 Januari 2013 07:36 WIB
Image Print
ilustrasi

"Aksi mogok kerja yang rencananya digelar hari ini, ditunda," kata Wakil Bidang Advokasi dan Monitoring FSBMC Paryono di Cilacap, Rabu.

Menurut dia, penundaan tersebut dilakukan karena FSBMC menghargai anjuran Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Cilacap.

Dia mengatakan Dinsosnakertrans menganjurkan FSBMC untuk menunda aksi mogok kerja karena tuntutan berupa penghapusan sistem kerja alih daya dan pemberian upah layak sedang dibahas secara nasional di Jakarta.

"Kalaupun kami melakukan aksi mogok kerja, tidak mungkin mengubah keputusan itu, sehingga sia-sia, membuat suasana tidak kondusif. Kita berusaha memperjuangkan hak, ibarat orang mancing, ikannya kena, airnya tetap bersih," katanya.

Menurut dia, FSBMC juga menghargai manajemen Pertamina yang sedang mengupayakan realisasi tuntutan para buruh migas itu.

Ia mengharapkan tuntutan para buruh migas termasuk FSBMC dapat segera dipenuhi oleh Pertamina Pusat.

Kendati demikian, dia mengakui adanya serangkaian proses yang harus dijalani dalam pembahasan tuntutan tersebut sehingga FSBMC menghargai proses-proses yang sedang berjalan.

"Ada info bahwa upah naik secara signifikan, namun kami belum mengetahui keakuratannya," kata dia.

Disinggung kemungkinan FSBMC akan menggelar aksi jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi oleh Pertamina, Paryono mengatakan, pihaknya belum memikirkan hal itu karena masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Syukur aksi itu tidak akan terjadi, jika tuntutan dipenuhi. Kita ingin suasana kondusif, mudah-mudahan Pertamina hatinya terbuka," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026