
Djarum Kudus Incar Juara di Kejurnas
Kamis, 29 November 2012 15:30 WIB

"Timnya tidak hanya ingin sekedar tampil saja tetapi harus bisa menjadi juara pada kejurnas di Solo mendatang," kata Ketua PB Djarum Kudus Yoppy Rosimin ketika dihubungi dari Semarang, Kamis.
Ia menyebutkan, untuk kelompok dewasa yang memainkan nomor beregu campuran dengan sistem Piala Sudirman tersebut, semua Djarum Kudus yang ada di pelatnas tampil di kejurnas mendatang.
"Dionysius Hayom Rumbaka (tunggal putra) dan Maria Febe Kusumastuti (tunggal putri) akan menjadi ujung tombak bagi Djarum untuk mendapatkan kemenangan," katanya menegaskan.
Di samping kedua pebulu tangkis tersebut, kata dia, Djarum juga akan menurunkan pemain terbaiknya seperti Andre Kurniawan Tedjono, Riyanto Subagja, Tontowi Ahmad, Mohammad Ahsan, Debby Susanto, Meiliana Jauhari, Fran Kurniawan, dan lain sebagainya.
Pada babak penyisihan, Djarum Kudus masuk Grup D bersama PB Jaya Raya Suryanaga, PB Guna Dharma Bandung, PB Pancing BPR, dan PB MKS Singaraja Bali.
Kemudian Grup A dihuni PB Jaya Raya Jakarta, Hi-Qua Wima Surabaya, PMS Solo, Dewa Sulawesi Tengah, dan PB Icli Gowa Sulsel. Grup B terdiri dari SGS PLN Bandung, Pertamina Jakarta, Kusuma Klaten, PB Fajar Group, dan PB Ganesha Banten.
Sementara itu, di Grup C terdiri dari Tangkas Specs Jakarta, PB Mutiara Bandung, PB Garsogose Sultra, Radar Sulawesi Tengah, PB Avanti Makassar, dan PB Mustika Kalimantan Selatan, katanya.
Masing-masig grup akan diambil juara dan runner up untuk melangkah ke babak perempat final. Jika Djarum Kudus menjadi juara grup akan bertemu runner up Grup C, tetapi jika menjadi runner up akan bertemu juara Grup C.
Jika semuanya lancar, Hayom Rumbaka dan kawan-kawan bakal melangkah ke babak semifinal. Pada babak empat besar tersebut kemungkinan akan bertemu Tangkas Specs Jakarta, jelasnya.
Selain memainkan kelompok dewasa, kejurnas di Solo mendatang juga memainkan kelompok taruna perorangan. Pada kelompok ini pemain turun atas nama provinsinya masing-masing.
Pewarta: -
Editor:
hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
