Logo Header Antaranews Jateng

Ratusan siswa SD di Solo ikuti Milklife Festival SenengMinton 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 19:19 WIB
Image Print
Ratusan siswa/siswi sekolah dasar (SD) di Solo, Jawa Tengah mengikuti Milklife Festival SenengMinton 2026 di GOR FKOR UNS, Kamis (1/10/2026). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Ratusan siswa/siswi sekolah dasar (SD) di Solo, Jawa Tengah mengikuti Milklife Festival SenengMinton 2026 di GOR FKOR UNS, Kamis.

Pada festival tersebut tepatnya ada sebanyak 480 siswa/siswi kelas 1-3 dari 16 SD yang mengikuti beragam permainan bulutangkis yang dikemas interaktif dan menyenangkan.

Ajang yang digelar Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini turut mendapat dukungan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton menjadi bagian dari pembinaan usia dini untuk memperkuat ekosistem bulutangkis Indonesia dengan menumbuhkan minat dan kecintaan terhadap olahraga tersebut.

Ia mengatakan Solo menjadi kota ketiga dalam rangkaian penyelenggaraan MilkLife Festival SenengMinton 2026 sebagai upaya memperluas pengenalan olahraga bulutangkis kepada lebih banyak
siswa/siswi SD di Jawa Tengah.

Sebelumnya, MilkLife Festival SenengMinton 2026 telah sukses digelar di Purwokerto pada bulan April dan Magelang di bulan September. Selanjutnya, perlombaan ini akan hadir di dua kota lain yakni Kudus (17-18 Oktober) dan Semarang (28 Oktober).

Menurut Yoppy, pengalaman yang menyenangkan saat mengenal bulutangkis dapat mendorong siswa untuk terus bermain, mengembangkan kemampuan, hingga menekuninya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Suasana yang fun juga membuat siswa lebih dekat dengan bulutangkis dan menjadikannya bagian dari aktivitas sejak kecil. Ini adalah wujud konsistensi kami untuk menjaga nyala api semangat bulutangkis di Indonesia,” katanya.

Pihaknya berharap pengalaman positif yang diperoleh para peserta dapat memotivasi mereka untuk terus menekuni dan menjaga tradisi prestasi bulu tangkis sebagai salah satu cabang olahraga kebanggaan Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng Basri Yusuf menilai MilkLife Festival SenengMinton mampu menjadi sarana identifikasi dini potensi calon atlet sebelum memasuki tahap pembinaan yang berkelanjutan.

Terlebih, program ‘jemput bola’ ini memperluas pencarian bibit berbakat yang sebelumnya belum memiliki akses untuk mengenal dunia bulutangkis.

Menurut dia, para siswa juga dapat diarahkan untuk mengenal lingkungan latihan yang lebih terstruktur melalui klub, sehingga potensi yang dimiliki tidak berhenti pada ajang festival, tetapi dapat terus berkembang melalui proses pembinaan.

“Kami senang melihat proses regenerasi dalam ekosistem bulutangkis sudah berada pada jalur yang tepat, dimulai dari tahap pengenalan melalui MilkLife Festival SenengMinton,” katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026