Logo Header Antaranews Jateng

Cole Bisa Perkuat Timnas Setelah Minta Maaf

Selasa, 9 Oktober 2012 17:25 WIB
Image Print
Ashley Cole

Apakah ia akan memperkuat Inggris untuk ke-99 kalinya pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Wembley bergantung sepenuhnya pada keputusan pelatih Roy Hodgson, namun Bernstein mengatakan pada Selasa bahwa Cole dapat dimainkan di pertandingan itu.

FA mendakwa pemain 31 tahun itu karena tingkah lakunya yang buruk pada Senin, menyusul komentar sang pemain melalui akun Twitternya setelah badan komisi independen menanyainya atas kesaksian-kesaksian "keterlibatannya" pada kasus pelecehan rasial yang menimpa John Terry.
Terry dinyatakan bersalah atas pelecehan rasial terhadap pemain bertahan Queens Park Rangers, Anton Ferdinand, dan mendapat hukuman larangan bermain untuk empat pertandingan. Cole memberi kesaksian yang menguntungkan rekan setimnya di Chelsea itu.

Cole segera menghapus komentarnya di Twitter tersebut, setelah tulisan itu dipublikasikan pada Jumat.

Bernstein, yang berbicara pada radio BBC sebelum pembukaan resmi pusat pelatihan Inggris yang baru di St George Park di Burton, mengungkapkan bahwa Cole telah meminta permintaan maaf pada dirinya dan FA, pada Jumat.

"Ia segera meminta maaf pada Jumat dan semalam ia menemuiku dan meminta maaf secara pribadi," kata Bernstein.

"Ia memperlihatkan penyesalan yang sesungguhnya. Ia berkata bahwa dirinya benar-benar menyesal. Ia bebas untuk bermain bagi Inggris pada beberapa pertandingan ke depan. Tergantung pada manajer untuk memilih ia bermain atau tidak."
Cole memiliki waktu sampai pukul 1600 (1500 GMT) untuk merespon dakwaan FA, tenggat yang jatuh 24 jam sebelum pertandingan Inggris. Ia juga menghadapi sanksi disiplin dari klubnya.

Meski telah meminta maaf, Hodgson kemungkinan akan mengistirahatkan Cole pada pertandingan melawan San Marino, agar dirinya tetap segar untuk pertandingan yang lebih berat, yakni melawan Polandia di Warsawa pada pekan depan.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026