Logo Header Antaranews Jateng

Kudus Segera Bangun Sentra Kuliner

Jumat, 5 Oktober 2012 15:29 WIB
Image Print
Ilustrasi sentra kuliner (Foto ANTARA)

"Sentra kuliner tersebut, akan menempati jalur lambat di depan pusat perbelanjaan modern Kudus Ekstension Mall dan Matahari Kudus," ujar M. Poerwadiyono di Kudus, Jumat.

Untuk memberikan kenyamanan para pembeli, katanya, arus lalu lintas dari arah Semarang maupun sebaliknya yang melintasi Jalan Lukmonohadi, tepatnya di depan Matahari Kudus akan ditutup selama sentra kuliner khas Kudus tersebut beroperasi.

Rencananya, sentra kuliner khas Kudus tersebut akan dibuka mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Terkait dengan tempat parkir, katanya, pemkab sudah berkoordinasi dengan pengelola Kudus Ekstension Mall.

"Rencananya tempat parkir di Kudus Ekstension Mall tersebut siap melayani jasa parkir hingga pukul 24.00 WIB," ujarnya.

Sedangkan tempat parkir bagi pengunjung Matahari Mall maupun ruko yang ada di kawasan pusat perbelanjaan modern tersebut, katanya, sudah disiapkan.

Adapun jumlah pedagang yang akan menjajakan masakan khas Kudus, sebanyak 16 pedagang.

Aneka masakan yang akan disediakan, yakni nasi pindang, opor ayam, nasi tahu, sate kerbau, sop kaki kambing, lontong/pecel, nasi uduk, garang asem, mi rebus, aneka minuman jus, dan nasi kering.

Nantinya, kata dia, masing-masing pedagang akan mendapatkan tempat jualan serta dua buah tenda serta kursi untuk pembeli yang dikelola oleh paguyuban.

Untuk menjamin kebersihan dan kenyamanan kawasan sentra kuliner tersebut, katanya, akan disediakan sarana dan prasana yang memadai, seperti air bersih, tempat pembuangan sampah, tempat cuci, dan sarana pendukung lainnya.

Pengelolaan sentra kuliner khas Kudus tersebut, katanya, akan dikelola oleh paguyuban yang akan dibentuk oleh pedagang, sehingga persiapan tempat jualan dan tempat duduk untuk pembeli juga disiapkan oleh petugas khusus.

Anggaran untuk pengadaan gerobak dan tenda bagi pedagang yang akan menempati sentra kuliner tersebut, katanya, mencapai Rp670 juta.

"Program tersebut, juga termasuk program pemkab terhadap PKL berupa pengadaan gerobak dan tenda jualan yang nilainya mencapai Rp3,5 miliar," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026