Logo Header Antaranews Jateng

Densus Geledah Indekos Wisma Mahasiswa di Kartasura

Rabu, 3 Oktober 2012 15:28 WIB
Image Print
Sejumlah anggota densus 88 berjaga di lokasi penggeledahan rumah terduga teroris di Griyan, Solo, Jateng, Selasa (27/9). Densus 88 kembali melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris guna mencari tambahan barang bukti. FOTO ANTARA/Akbar Nugroho

Densus 88 bersama tim olah tempat kejadian perkara (TKP) Polres Sukoharjo mendatangi lokasi tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka diduga melakukan pengecekan satu benda titipan yang mencurigakan milik salah satu penghuni indekos Wisma Najma di Gonilan itu.

Polisi melakukan penggeledahan di satu kamar indekos yang dihuni oleh Andi, seorang mahasiswa satu perguruan tinggi di Sukoharjo.

Densus bersama tim olah TKP melakukan pemeriksaan di indekos Wisma Najma itu, selama sekitar 25 menit. Mereka kemudian meninggalkan lokasi itu.

Dua petugas terlihat membawa barang berupa kardus warna cokelat berjalan keluar indekos itu.

Sejumlah polisi dari Brimob telah memasang garis polisi di radius sekitar 50 meter dari indekos Wisma Najma, agar ratusan masyarakat yang ingin melihat tidak mendekat lokasi itu.

Sebelum petugas menggeledah tempat itu, para penghuni indekos putra Wisma Najma diminta meninggalkan kamarnya untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi di lokasi penggeledahan, satu barang yang mencurigakan tersebut titipan dari salah satu terduga teroris yang ditangkap pasukan Densus.

Pasukan Densus bersama tim olah TKP kemudian melakukan penggeledahan dan memeriksa satu barang titipan yang diduga milik terduga teroris.

Pasukan Densus 88 sebelumnya juga melakukan penggeledahan di indekos yang dihuni terduga teroris Fendi (35) di Tuak, Desa Gonilan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, tak jauh dari indekos Wisma Najma, Kamis (27/9).

Densus yang didukung tim olah tempat kejadian perkara (CSI) dan Gegana dalam aksi penggeledahan di rumah indekos Fendi, menemukan satu tas warna hitam dan kotak kayu yang diduga milik terduga teroris.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026