Logo Header Antaranews Jateng

Perampok Swalayan Indomaret Ditangkap Karyawan

Minggu, 30 September 2012 20:11 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto ANTARA)

"Akibat menggagalkan perampokan dan menangkap salah satu pelakunya, seorang karyawan minimarket menderita luka bacok pada bagian jari tangan," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Banyumanik Semarang AKP Zawawi di Semarang, Minggu.

Ia menjelaskan, saat terjadi perampokan sekitar pukul 02.30 WIB, ada dua karyawan swayalan Indomaret yang bertugas yakni Sholahudin (24), warga Jalan Grafika Semarang dan Muhammad Alif (21), warga Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

"Berdasarkan keterangan korban, tersangka masuk ke toko seorang diri dan meminta paksa uang di kasir sambil mengeluarkan senjata tajam jenis parang untuk mengancam," ujarnya.

Di bawah todongan senjata tajam, kedua karyawan yang bertugas mulai pukul 23.00-06.00 WIB itu kemudian menyerahkan seluruh uang yang ada di kasir sebesar Rp680.000.

Setelah mendapatkan uang ratusan ribu rupiah, tersangka langsung berusaha kabur keluar swalayan, dua karyawan melakukan perlawanan dan berusaha menghalangi dengan menarik baju tersangka saat berada di pintu sambil berteriak minta tolong.

"Tersangka kemudian menyabetkan senjata tajam ke arah korban dan mengenai tangan Sholahudin," katanya.

Tersangka yang diketahui bernama Bayu Virdiantoro (32), warga Perumahan Dinar Asri Blok L Semarang itu dapat ditarik hingga jatuh dari sepeda motor rekannya saat berusaha kabur oleh karyawan yang dibantu beberapa warga yang mendengar teriakan korban.

Akibat terkena sabetan senjata tajam milik tersangka, korban Sholahudin saat ini mendapat perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi Semarang.

Polisi terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka dan mengejar rekan tersangka yang sudah diketahui identitasnya guna pengembangan kasus lebih lanjut.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026