
Tujuh napi Lapas Semarang hapus tato

Semarang, Jawa Tengah (ANTARA) - Sebanyak tujuh narapidana Lapas Semarang, Jawa Tengah mengikuti program hapus tato sebagai salah satu bentuk komitmen untuk memperbaiki diri.
Kalapas Semarang Ahmad Tohari di Semarang, Rabu mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu sarana untuk menanamkan semangat berubah bagi warga binaan, dan pentingnya hijrah untuk menuju hidup yang lebih baik.
Ia menuturkan kegiatan tersebut ke depan akan dilakukan secara berkala.
"Rencana dilakukan sebanyak lima kali, karena untuk menghapus tato memerlukan kesabaran," katanya.
Tohari mengapresiasi para napi yang bersedia mengikuti program hapus tato itu.
Sementara itu, salah seorang napi kasus narkoba, Sudrajat mengaku sudah lama memiliki keinginan untuk menghapus tato.
"Harapannya ingin hapus tato, akhirnya di lapas ada program hapus tato," katanya.
Terpidana 15 tahun penjara itu memiliki lima tato di tubuhnya yang ingin dihapus.
Tato-tato itu, kata dia, dibuat saat usia 17 tahun akibat pengaruh pergaulan.
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
