Logo Header Antaranews Jateng

Legislator minta program Dokter Spesialis Keliling di Jateng agar diperluas

Senin, 25 Mei 2026 13:32 WIB
Image Print
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh. ANTARA/HO-DPRD Jateng.

Semarang (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh meminta program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang dilaksanakan pemerintah provinsi terus diperluas jangkauannya.

"Diperluas hingga menjangkau desa-desa di berbagai wilayah, terutama daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan," kata Saleh di Semarang, Senin
.
Ia menuturkan program tersebut merupakan langkah positif dalam mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa sehingga warga tidak harus pergi jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Mohammad menilai pelayanan kesehatan yang menjangkau langsung masyarakat menjadi kebutuhan penting, terutama untuk mendeteksi penyakit lebih dini dan meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Menurut dia, program tersebut juga dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya transportasi maupun jarak menuju fasilitas kesehatan rujukan.

Melalui layanan yang hadir langsung ke desa, kata dia, masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke kota.

Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat program Dokter Spesialis Keliling telah 1.143 kali digelar di 1.089 desa dan kelurahan yang tersebar di 446 kecamatan di Jawa Tengah

Ia mengharapkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/ kota, tenaga kesehatan, serta pemerintah desa terus diperkuat agar program pelayanan kesehatan berbasis jemput bola tersebut dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Mohammad mendorong pemerintah daerah memperkuat fasilitas pendukung serta memastikan tenaga kesehatan dan dokter spesialis dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil secara merata.

Baca juga: Pemprov Jateng-SGN perluas layanan dokter spesialis keliling ke desa



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026