Logo Header Antaranews Jateng

Harga kamar hotel di UEA anjlok hingga 75 persen, tertarik?

Senin, 23 Maret 2026 15:22 WIB
Image Print
Arsip foto - Burj Khalifa, yang terletak di jantung kota Dubai, Uni Emirat Arab, Sabtu (28/2/2026). Bangunan tertinggi di dunia yang menjadi simbol kemajuan arsitektur dan teknik modern dengan ketinggian yang mencapai 828 meter tersebut telah menjadi ikon global yang menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya dan mengubah wajah kota Dubai. ANTARA/Hanni Sofia/aa.

Istanbul (ANTARA) - Harga inap di hotel-hotel berbintang di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), anjlok hingga 75 persen akibat eskalasi ketegangan di kawasan Teluk, menurut temuan RIA Novosti.

Kantor berita tersebut menganalisis harga per hari untuk dua tamu dengan tanggal inap awal April. Ditemukan bahwa rata-rata harga inap per hari di hotel berbintang empat jatuh hingga 75 persen, sementara harga di hotel berbintang lima anjlok lebih dari 66 persen.

Di Abu Dhabi, misalnya, harga kamar di hotel berbintang empat Mercure ditawarkan sebesar 54 dolar AS, jatuh dibanding harga 200--250 dolar AS yang ditawarkan pada Januari hingga Februari.

Sementara, hotel berbintang lima di Abu Dhabi memberlakukan diskon kira-kira setengah hingga dua per tiga dari harga aslinya. Kamar di hotel Rixos Marina dijual mulai 225 dolar AS per malam, sementara Ritz Carlton mulai dari 231 dolar AS, Shangri-La pada harga 201 dolar AS, dan Raddison di harga 125 dolar AS.

Di Dubai, hotel-hotel berbintang empat yang menjual kamar mereka seharga 50--60 dolar AS.

Untuk harga inap di hotel berbintang lima di Dubai, Dusit Thani menawarkan harga mulai dari 95 dolar AS, kemudian Hilton Jumeirah dari harga 155 dolar AS, Pullman Jumeirah pada harga 90 dolar AS, Raddison Blu di harga 87 dolar AS, dan Movenpick Jumeirah di harga 167 dolar AS.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026