Logo Header Antaranews Jateng

Iran ancam hancurkan fasilitas energi kawasan

Senin, 23 Maret 2026 09:13 WIB
Image Print
Warga mengikuti aksi unjuk rasa menentang serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran di Kota London, Inggris Raya, Sabtu (21/3/2026). ANTARA FOTO/XinHua/Li Ying/wsj.

Teheran (ANTARA) - Iran mengancam akan membalas serangan terhadap infrastruktur energi ke negaranya dengan menyerang instalasi energi di seantero Timur Tengah yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga minyak secara jangka panjang.

"Seketika setelah pembangkit dan infrastruktur listrik negara kami diserang, semua infrastruktur vital di seantero kawasan, termasuk infrastruktur energi dan minyak, akan dianggap sebagai sasaran tembak yang sah," kata ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melalui media sosial X, Ahad.

Hal tersebut disampaikan Ghalibaf untuk merespons ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan menghancurkan pembangkit listrik Iran, dari yang terbesar, jika Teheran tidak membuka Selat Hormuz dalam 48 jam.

Ghalibaf mengatakan bahwa serangan balasan tersebut, jika terjadi, akan "menghancurleburkan" infrastruktur listrik di kawasan dan menyebabkan "harga minyak melonjak untuk waktu yang lama".

Sumber: Sputnik



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026