
Pemkab Jepara salurkan 36 ton beras untuk 7.500 nelayan

Jepara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan beras sebanyak 36 ton kepada 7.500 nelayan yang terdampak musim paceklik akibat gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan Laut Jepara.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi nelayan yang saat ini sedang mengalami masa paceklik akibat cuaca dan gelombang tinggi," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo di sela-sela penyerahan bantuan beras di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara, Rabu.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para nelayan, terlebih mereka juga tengah menghadapi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Untuk menyalurkan bantuan tersebut, Pemkab Jepara bersinergi dengan PLN agar bantuan beras dapat diterima oleh para nelayan penerima manfaat.
Witiarso menyebutkan bantuan yang disalurkan kali ini menyasar sekitar 7.500 nelayan di wilayah Kabupaten Jepara. Sedangkan total bantuan sebanyak 36 ton beras yang dibagikan hari ini (11/3).
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para nelayan," ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Forum Nelayan (Fornel) Jepara Utara Nanang Cahyo Hadi mengapresiasi Pemkab Jepara serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada para nelayan.
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan dan pemerintah yang sudah membantu. Kami merasa dimanusiakan dengan perhatian ini. Ini hal yang luar biasa bagi kami," ujarnya.
Nanang mengungkapkan dalam beberapa hari terakhir para nelayan memang mengalami kesulitan melaut karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.
"Nelayan baru dua hari ini bisa kembali melaut karena sebelumnya ombak cukup tinggi," ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para nelayan di tengah musim paceklik, sekaligus memberikan semangat bagi mereka untuk kembali melaut ketika kondisi cuaca sudah memungkinkan.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
