Logo Header Antaranews Jateng

Tim SAR perluas area pencarian korban banjir lahar Merapi

Jumat, 6 Maret 2026 14:47 WIB
Image Print
Alat berat digunakan dalam pencarian korban korban banjir lahar Gunung Merapi di Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Jumat (6/3/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dua korban banjir lahar hujan Gunung Merapi di Sungai Senowo, Dukun, Kabupaten Magelang yang belum ditemukan hingga tujuh kilometer dari lokasi kejadian korban (LKK).

Koordinator SAR Gabungan Arif Yulianto di Magelang, Jumat, mengatakan pada hari keempat operasi pencarian tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang.

"Baik pencarian manual maupun menggunakan alat berat. SRU pertama memperluas area lokasi kejadian perkara hingga sekitar 400 meter sampai ke dam dengan menggunakan dua alat berat," katanya.

SRU kedua difokuskan di titik penemuan korban kedua, yakni Heru. Tim juga memperluas area pencarian di lokasi tersebut dengan bantuan alat berat.

Adapun SRU ketiga melakukan penyisiran aliran sungai sejauh dua kilometer ke arah hilir guna memastikan tidak ada korban yang terbawa arus lahar lebih jauh.

Dalam operasi pencarian hari keempat ini, katanya, tim SAR juga mendapat tambahan dukungan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material.

"Alhamdulillah hari ini ada tambahan satu unit alat berat, sehingga total alat berat yang bisa kita kerahkan dalam operasi pencarian berjumlah empat unit," katanya.

Namun demikian, proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah tebalnya material pasir dan batu yang terbawa banjir lahar hujan Gunung Merapi.

Banjir lahar hujan Gunung Merapi menerjang Sungai Senowo pada Selasa (3/3) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga warga meninggal dunia, sementara dua orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026