
Perum Bulog Magelang serap 4.500 ton gabah petani hingga pertengahan Februari 2026

Magelang (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Magelang mencatat realisasi penyerapan gabah petani di wilayah eks-Karesidenan Kedu yang meliputi Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen, hingga pertengahan Februari 2026 telah mencapai sekitar 4.500 ton dari total target 56.000 ton gabah tahun ini.
Pimpinan Cabang Bulog Magelang Ihsan Suraadilaga di Magelang, Rabu, menyampaikan capaian tersebut menjadi awal yang baik dalam mendukung program stabilisasi pasokan dan harga beras di tingkat petani.
"Sampai saat ini kurang lebih 4.500 ton gabah sudah kami serap. Total target kami tahun ini sebesar 56.000 ton gabah. Ini awal yang baik di bulan Februari 2026, insyaallah kami bisa mencapai target," katanya.
Ia menyampaikan, pada 2025 Bulog menargetkan penyerapan 49.000 ton gabah dan realisasinya mencapai 51.000 ton atau melampaui target sekitar 2.000 ton. "Dengan capaian tersebut, pihaknya optimistis target tahun ini dapat terpenuhi," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Bulog menggandeng sekitar 40 mitra yang tersebar di wilayah eks-Karesidenan Kedu. Dua daerah dengan kontribusi terbesar berasal dari Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo yang dikenal sebagai sentra produksi gabah.
"Paling banyak dari Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo. Bahkan sekitar 50 persen dari target penyerapan berasal dari dua wilayah tersebut. Seperti tahun kemarin, sekitar 50 persen juga berasal dari Kebumen dan Purworejo," katanya.
Ia menyampaikan, Bulog akan terus mengoptimalkan sinergi dengan mitra penggilingan dan kelompok tani guna mempercepat penyerapan selama musim panen raya, sehingga target 56.000 ton gabah pada 2026 dapat tercapai.
Baca juga: Bulog Magelang perkuat pasok komoditas pangan ke Koperasi Merah Putih
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
