
Harga Beras di Kudus Naik

Menurut salah seorang pedagang beras di Pasar Wergu Kudus Niswati di Kudus, Minggu, kenaikan harga beras diperkirakan karena musim hujan.
Petani, katanya, kesulitan dalam proses pengeringan gabah karena membutuhkan waktu lebih lama sehingga biayanya juga naik. Kenaikan beras ini terjadi sejak empat hari yang lalu.
Meskipun rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2012 ditunda, tarif jasa angkut beras juga mulai meningkat sehingga diduga juga turut menjadi pertimbangan kenaikan harga beras. Awalnya, kata dia, tarif jasa angkut beras untuk setiap 25 kilogram Rp1.000,00 tetapi saat ini naik menjadi Rp2.000,00.
Beberapa jenis beras yang mengalami kenaikan harga di antaranya beras super Rp7.500,00 per kilogram, sebelumnya Rp7.400,00, bramo Rp7.600,00 sebelumnya Rp7.300,00. Harga beras jenis poles naik menjadi Rp8.500 per kilogram, sedangkan sebelumnya Rp8.300,00.
Kenaikan serupa juga terjadi terhadap harga beras jenis gadu yang dijual dengan harga Rp7.100,00 per kilogram atau naik Rp200,00, beras wangi Rp8.700,00 atau naik Rp300,00.
Selain itu, harga beras menir Rp6.500,00 per kilogram atau naik Rp300,00 dan beras ketan Rp8.500,00 atau naik Rp500,00.
"Kondisi berbeda terjadi pada beras sedani tidak mengalami kenaikan, dengan harga jual sebesar Rp7.800,00 per kilogram, demikian halnya beras kelas tengahan tetap dijual dengan harga Rp6.800,00," ujarnya.
Ia memperkirakan, cuaca ekstrem saat ini bisa mendongkrak kenaikan harga beras di pasaran, menyusul terbatasnya stok di pasaran.
Akibat fluktuasi harga beras tersebut, katanya, transaksi pembelian rata-rata per hari cenderung menurun. Setiap hari dirinya mampu menjual beras sekitar tiga ton, sedangkan beberapa hari sebelumnya bisa lebih dari itu. Stok beras di gudang, kata Niswati, cenderung aman karena tersedia 40 ton beras.
Pedagang beras yang lain Kasmuri mengakui, perubahan harga beras pada pekan ini berdampak pada omzetnya yang mengalami penurunan hingga 40 persen dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya yang bisa mencapai satu ton per hari.
Sebetulnya, kata dia, penyebab kenaikan harga beras tidak hanya karena cuaca. Akan tetapi, penundaan kenaikan harga BBM juga turut memengaruhi kenaikan harga tersebut yang salah satunya terkait dengan tarif jasa angkut barang sudah naik.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
