Logo Header Antaranews Jateng

UMK Latih pemuda desa kuasai pemasaran digital untuk dongkrak UMKM

Selasa, 23 September 2025 08:34 WIB
Image Print
Pelatihan yang berlangsung di Pojok Teknolitera Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-UMK.)

Kudus (ANTARA) - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (Himatika) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar pelatihan pemasaran digital terhadap pemuda Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, untuk mengoptimalkan pemasaran produk bordir khas desa setempat agar mampu bersaing di pasar modern.

Ketua Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himatika UMK Qorri’ Aina Putri di Kudus, Senin, menjelaskan para peserta dikenalkan dengan pemanfaatan platform populer, seperti Shopee, TikTok dan Canva.

"Materi yang diberikan mencakup strategi membuka toko online, membuat konten promosi kreatif, hingga mendesain media pemasaran yang menarik," ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung di Pojok Teknolitera Desa Padurenan itu, lanjut dia, merupakan tindak lanjut dari program magang bordir yang telah selesai dilaksanakan sebelumnya.

"Kami tidak hanya ingin pemuda Desa Padurenan memiliki keterampilan memproduksi bordir yang kreatif, tetapi juga mampu memasarkan produknya dengan strategi digital yang tepat sehingga lebih kompetitif di era modern," imbuhnya.

Produk inovatif hasil program magang sebelumnya, yakni ada case HP bordir, rompi multifungsi yang bisa dijadikan tas, hingga jam tangan bordir, kini menjadi fokus dalam strategi pemasaran digital. Dengan teknik promosi yang tepat, produk bordir Padurenan diharapkan mampu menjangkau pasar lebih luas bahkan hingga tingkat nasional.

Salah satu peserta pelatihan, Khoirul Anwar mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.

"Pelatihan ini sangat berguna karena membuka wawasan kami tentang cara menjual produk bordir secara online. Kami jadi paham bagaimana memanfaatkan Shopee, TikTok, dan Canva untuk memperkenalkan produk kami agar lebih menarik dan menjangkau lebih banyak pembeli," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UMK berharap pemuda Desa Padurenan tidak hanya menjadi generasi kreatif, tetapi juga pelaku UMKM yang tangguh dan berdaya saing di era digital.


Baca juga: 78 pelaku usaha ikuti Ekspo UMKM Kudus 2025 peringati Hari Koperasi



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026