Logo Header Antaranews Jateng

Phapros salurkan Rp2,9 miliar kepada 38 mitra binaan

Kamis, 18 September 2025 19:09 WIB
Image Print
Penyerahan bantuan PT Phapros kepada mitra binaan di Semsrang, Kamis. (ANTARA/HO-Phapros)

Semarang (ANTARA) - PT Phapros menyalurkan Rp2,9 miliar dana kemitraan di sepanjang 2025 kepada 38 mitra binaan perusahaan farmasi nasional tersebut.

Plt Direktur Utama PT Phapros Ida Rahmi Kurniasih di Semarang, Kamis, mengatakan, 38 mitra binaan tersebut tersebar di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Barat, serta Jawa Timur.

Ia menjelaskan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Phapros berfokus pada pemberdayaan UMKM sehingga para penggiat usaha mikro ini mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Ia menambahkan dukungan yang diberikan bukan hanya sebatas finansial, tetapi dirancang juga sebagai strategi pemberdayaan yang komprehensif.

"Phapros membangun ekosistem pendukung bagi UMKM melalui proses seleksi yang cukup ketat dalam memilih mitra binaan yang memiliki komitmen dan potensi untuk berkembang," katanya.

Para mitra binaan, lanjut dia, mendapatkan pembinaan yang mencakup peningkatan kapasitas produksi, penerapan praktek usaha yang berkelanjutan, hingga penguatan manajemen keuangan sederhana dan transparan.

Selain itu, lanjut dia, mitra binaan juga didorong untuk memanfaatkan platform digital secara lebih intensif agar dapat memperluas jangkauan usahanya serta memiliki daya saing untuk naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Sementara Ketua Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia Syahnan Phalipi menambahkan program tanggung jawab sosial Korporasi saat ini diarahkan untuk meningkatkan kinerja UMKM.

"Ini merupakan salah satu langkah strategis dan sangat bermanfaat sebab UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, dukungan Korporasi dalam bentuk pelatihan, aksesibilitas, pendampingan, pembiayaan, pemasaran, hingga digitalisasi akan membantu meningkatkan daya saing para pelaku usaha di tengah persaingan global.

'Kami berharap agar CSR tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi harus berkelanjutan dan tepat sasaran, agar ekosistem bisnis yang lebih sehat,
meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperluas kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional," katanya.



Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026