Kota Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, bersama Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Tegal pada acara puncak Hari Indonesia dan Bulan Literasi Keuangan 2025 mengedukasi para pelajar SLTP dan SLTA untuk membiasakan diri menabung sejak dini serta cerdas dalam mengelola keuangan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda ini.
"Hari ini adalah momen istimewa bagi anak-anak di Kota Pekalongan baik tingkat SMP maupun SMA karena OJK hadir membawa program luar biasa dalam rangka Hari Menabung dan Literasi Keuangan," katanya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial saja tetapi juga menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk membiasakan diri menabung sejak dini serta cerdas dalam mengelola keuangan.
Pada kegiatan itu, OJK tegal memfasilitasi para pelajar membuka rekening tabungan baru serta memberikan saldo awal Rp50 ribu sebagai modal agar pelajar semakin bersemangat membiasakan diri menabung.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Tegal Novianto Utomo mengatakan dengan kebiasaan menabung akan memiliki banyak manfaat mulai dari melatih disiplin, kesabaran, konsistensi, hingga kemampuan merencanakan tujuan keuangan.
OJK, kata dia, mengundang 250 pelajar untuk membuka rekening dan diberikan modal awal Rp50 ribu per siswa.
"Nanti, setahun ke depan akan kami cek kembali apakah tabungan bertambah atau tidak. Bagi yang tabungannya meningkat paling besar akan mendapat hadiah khusus," katanya.
Ia mengungkapkan program ini akan digelar secara bergilir di wilayah eks-Keresidenan Pekalongan dengan tujuan agar anak-anak bisa belajar menabung sejak dini.
Melalui program ini, kata dia, pelajar bisa meningkatkan budaya menabung yang semakin kuat serta didorong untuk mengelola keuangan secara bijak sehingga mampu menghadapi tantangan di masa depan.
"Kebiasaan menabung bukan hanya soal jumlah uang tetapi tentang membangun karakter disiplin dan konsisten. Hal inilah yang akan menjadi bekal generasi muda menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

