Logo Header Antaranews Jateng

Jalanin Banjarnegara latih guru jadi pendamping murid jalankan 7 KAIH

Minggu, 31 Agustus 2025 19:10 WIB
Image Print
Kegiatan Training Fasilitator Kehidupan yang digelar Perhimpunan Jejak Langkah Pendidikan Indonesia (Jalanin) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu-Minggu (30-31/8/2025). ANTARA/HO-Jalanin Banjarnegara

Banjarnegara (ANTARA) - Perhimpunan Jejak Langkah Pendidikan Indonesia (Jalanin) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, membekali para guru agar mampu mendampingi murid dalam menjalankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) sebagaimana program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Pembekalan tersebut kami laksanakan melalui Training Fasilitator Kehidupan selama dua hari, Sabtu-Minggu (30-31/8),” kata Ketua Jalanin Kabupaten Banjarnegara Kundaru Wahyono di Banjarnegara, Minggu.

Ia mengatakan peserta pelatihan terdiri atas guru dari berbagai jenjang pendidikan hingga kepala sekolah di Banjarnegara.

Melalui pelatihan tersebut, kata dia, guru didorong menjadi fasilitator kehidupan yang mampu membantu murid menemukan jati diri dan potensi terbaiknya.

“Mereka juga dipersiapkan sebagai guru wali di sekolah masing-masing,” katanya.

Menurut dia, guru wali merupakan kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berbeda dengan wali kelas.

Dalam hal ini, kata dia, guru wali mendampingi murid sepanjang masa sekolah seperti halnya pembimbing akademik di perguruan tinggi.

“Tugasnya tidak hanya terkait akademik, melainkan juga membina karakter dan menjadi figur orang tua kedua bagi murid,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, hal itu penting karena sebagian murid tidak selalu memperoleh perhatian yang cukup dari orang tua di rumah.

Oleh karena itu, kata dia, fasilitator kehidupan harus multitalenta atau bisa mendampingi murid dalam berbagai aspek agar potensi mereka benar-benar optimal.

“Terkait dengan hal itu, Jalanin siap berkolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk menyiapkan guru wali yang kompeten dan mampu mengimplementasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara nyata,” kata Kundaru.

Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang terdiri atas bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, merupakan program yang diluncurkan oleh Kemendikdasmen sebagai upaya untuk membentuk karakter positif, membangun kedisiplinan, serta mendukung perkembangan fisik dan mental anak Indonesia.




Baca juga: PLN tegaskan komitmen pemerataan energi di Jateng - DIY



Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026