Logo Header Antaranews Jateng

Rupiah Pagi Melemah terhadap Dolar AS

Rabu, 14 Maret 2012 10:40 WIB
Image Print

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu pagi bergerak melemah 30 poin menjadi Rp9.190 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.160 per dolar AS.

"Pertemuan the Fed memastikan kondisi ketenagakerjaan yang membaik di AS. Kondisi itu membuat dolar AS menguat terhadap mata uang dunia termasuk rupiah," ujar analis Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee) the Fed tadi malam mengkonfirmasi kondisi pasar ketenagakerjaan di AS yang membaik dan tingkat pengangguran turun.

Ia menambahkan, The Fed juga memberi catatan hambatan di pasar keuangan global sudah melonggar tetapi masih menimbulkan efek penurunan pada pertumbuhan ekonomi.

Perbaikan itu, lanjut dia, membuat the Fed masih melanjutkan kebijakan moneternya melalui "operational twist" dengan menukar obligasi jangka pendeknya senilai 400 miliar dolar AS ke obligasi jangka panjang dan tetap mempertahankan suku bunga rendah hingga 2014.

"Pasar menyambut positif pernyataan the Fed itu dan meningkatkan nilai dolar AS terhadap mayoritas mata uang dunia walaupun disaat yang sama hasil uji ketahanan (stress test) permodalan bank ketika menghadapi resesi yang terburuk meloloskan 15 dari 19 bank yang diuji," kata dia.
(ANT)



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026