Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta menerima bantuan sebanyak 100 gerobak dari Kalipepe Land untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemilik Kalipepe Land Puspo Wardoyo di sela penyerahan bantuan gerobak di Solo, Jawa Tengah, Selasa mengaku beberapa waktu lalu dipanggil oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi untuk ikut menyukseskan pemberdayaan UMKM.
“Kebetulan pak wali punya ide kreatif, ingin meningkatkan para pengusaha yang ingin berkecimpung di bidang kuliner. Saya mendukung sekali,” katanya di sela Penyerahan bantuan CSR 100 gerobak dari Kalipepe Land untuk UMKM Center Kota Surakarta.
Ia menilai ide tersebut sangat baik untuk perkembangan sektor kuliner di Solo.
“Kami insya Allah bisa membantu beliau untuk menyukseskan ide tersebut. Saya juga diminta beliau untuk memberikan bantuan dan bagaimana belajar jualan dari awal kaki lima supaya sukses,” katanya.
Ia menceritakan awal mendirikan usaha Wong Solo Group, dirinya tidak memiliki modal besar. Bahkan awal berjualan ia hanya bermodalkan tiga ekor ayam.
“Dari situlah dengan tekun, taat, iman, dan taqwa, sekarang kami memiliki 235 outlet besar di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, saya ingin berbagi rasa, pikiran, dan keterampilan bagaimana bisnis bisa bertahan dan sukses,” katanya.
Sementara itu, anggaran yang digelontorkan untuk penyaluran bantuan tersebut sebesar Rp1,020 miliar.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengatakan bantuan berupa gerobak tersebut selanjutnya diserahkan kepada para pedagang kecil yang berjualan makanan.
Menurut dia, upaya tersebut sesuai dengan komitmennya bahwa bantuan yang diberikan tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan modal jualan.
“UMKM Center tidak akan memberikan modal uang tunai secara cuma-cuma, kalau uang tunai nanti buat konsumtif. Dalam hal ini kami memberikan modal bantuan produksi,” katanya.
Ia mengatakan ke depan akan makin banyak event di Kota Solo yang melibatkan para pelaku UMKM. Terkait hal itu, ia meminta agar seluruh masyarakat ikut menjaga kondusivitas agar pengunjung yang datang ke Solo merasa aman dan nyaman.
“Mari wujudkan Kota Solo sebagai kota yang inklusif dan sejahtera. Harapannya gerobak yang diterima ini juga bermanfaat bagi Bapak Ibu semua,” katanya.

