
Diterjang Banjir, Jembatan Darurat di Merapi Ambrol

Jembatan darurat tersebut satu-satunya yang masih berfungsi menghubungkan Dukuh Kajor-Tosari, Sepi (Jrakah), dan Desa Klakah, tetapi Selasa (28/2) petang, ambrol diterjang banjir, kata kepala Desa Jrakah Tumar, di Boyolali, Rabu.
Ambrolnya jembatan darurat dengan panjang sekitar 9 meter tersebut, kata dia, menyebabkan anak-anak pergi ke sekolah tidak bisa menyeberang, sehingga terpaksa harus menuruni jurang.
"Jembatan itu, sudah tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat sehingga warga yang menyeberang harus menuruni jurang," kata Tumar.
Selain itu, kata dia, saat terjadi banjir air setinggi sekitar 3 meter di Kali Kajor itu, sempat sebuah kendaraan pickup pengangkut sayuran dengan nomor polisi AD 1736 CD yang dikemudikan oleh Toyo (20) warga Sepi ikut ambles di jembatan.
Namun, kendaraan pickup tersebut berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan dievakuasi dari lokasi ambrolnya jembatan itu.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
