Logo Header Antaranews Jateng

Ribuan Dosen Awasi UN

Jumat, 3 Februari 2012 21:20 WIB
Image Print

Menurut Koordinator Pengawasan UN Jateng Prof. Sudijono Sastroatmojo, di Semarang, Jumat, perguruan tinggi tetap berperan dalam mengawasi UN dengan menerjunkan dosen-dosennya untuk menjadi pengawas satuan pendidikan.

Ia menyebutkan, jumlah pengawas yang berasal dari kalangan dosen PTN dan 61 PTS di Jateng mencapai 2.613 orang yang akan diterjunkan mengawasi sebanyak 2.598 sekolah di Jateng dengan peserta UN yang berjumlah 311.413 siswa.

Untuk pengawas ruang ujian, kata dia, tetap berasal dari kalangan guru yang diatur dengan sistem silang penuh sehingga tidak bisa mengawasi UN di sekolahnya sendiri, dengan jumlah dua pengawas dalam setiap ruang.

Namun, kata Sudijono yang juga Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu, para pengawas UN, baik pengawas ruang maupun pengawas satuan pendidikan tetap akan diberi pelatihan khusus untuk mengantisipasi kecurangan dalam UN.

"Kalau dilihat dari jumlah pengawas, relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, fungsi dan peran pengawas akan lebih ditingkatkan terkait kejujuran dan ketelitian dalam mengawasi pelaksanaan UN," katanya.

Ia mencontohkan, pengawas juga berperan dalam mengawasi hal bersifat teknis, misalnya ketelitian siswa mengisi kode jawaban, data diri, dan kode ujian yang kerap terjadi kekeliruan sehingga merugikan peserta UN.

"Namun, kami nantinya tidak hanya berperan dalam tugas pengawasan, namun sampai pada pengawalan soal, termasuk distribusi," katanya.

Pihaknya sebagai Koordinator PTN dan PTS Jateng dalam mengawasi UN akan bekerja sama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng, termasuk distribusi soal UN.

Sudijono menjelaskan, Jateng dalam beberapa tahun terakhir masuk dalam kategori sebagai "provinsi putih", dalam artian penyelenggaraan UN di provinsi itu berlangsung secara jujur dan terhindar dari tindak kecurangan.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026